• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 23 April 2024

Tapal Kuda

LAZISNU di Jember Santuni Penyandang Disabilitas dan Halaqah Pemikiran Gus Dur

LAZISNU di Jember Santuni Penyandang Disabilitas dan Halaqah Pemikiran Gus Dur
Halaqah pemikiran Gus Dur oleh LAZISNU MWCNU Wuluhan. (Foto: NOJ/Wildan Miftahussurur)
Halaqah pemikiran Gus Dur oleh LAZISNU MWCNU Wuluhan. (Foto: NOJ/Wildan Miftahussurur)

Jember, NU Online Jatim

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wuluhan, Kabupaten Jember menyelenggarakan rangakain acara santunan kepada warga sekitar penyandang disabilitas dan Halaqah Pemikiran Gus Dur bertajuk ‘Pemikiran Gus Dur Perspektif Kepedulian Kepada Masalah Santunan Disabilitas’, Selasa (27/02/2024).


Ketua LAZISNU MWCNU Wuluhan, Gus Niamullah mengatakan, latar belakang santunan yang diadakan ini merupakan kepedulian LAZISNU kepada penyandang disabilitas di Kecamatan Wuluhan. Ia juga besyukur ada salah satu dari penerima santunan adalah disabilitas berprestasi.


“Kami turut bangga dan bersyukur salah satu saudara kita yang memiliki kekurangan tidak dapat melihat tapi hebatnya dia seorang penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.


Menurutnya, acara santunan LAZISNU MWCNU Wuluhan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya sembari menyesuaikan dengan momen-monen tertentu. Santunan tersebut tidak lain adalah penyambung tangan dari simpatisan kepada penyandang disabilitas dan golongan yang membutuhkan.


Sementara pengurus LAZISNU PBNU, KH Misbahussalam mengulas pandangan KH Abdurrahman Wahid yang tidak hanya dikenal sebagai tokoh besar pemikir dan pengurus NU, namun Gus Dur juga begitu luas memperhatikan disabilitas.


Kiai Misbah menjelaskan sosok Gus Dur yang tidak sekadar ulama dan wali Allah, namun Gus Dur adalah tokoh besar yang memikirkan masalah-masalah umat.


“Terlebih dalam urusan ketahuhidan, kemanusiaan, keadilaan, kesetaraan, pembebasan, pesaudaraan yang sekaligus di diri Gus Dur ini tampak kesederhanaannya, namun tetap terlihat memiliki kearifan tradisi,” jelasnya.


Gus Dur juga tokoh yang kental memperhatikan golongan bawah, terlebih para penyandang kekurangan dari segi ekonomi dan disabilitas, sehingga kerap kali berjuang langsung dan melahirkan pemikiran besar dan dikagumi oleh seluruh dunia.


“Berkat sosok Gus Dur yang kita kenal ini banyak melahirkan pemikiran, perjuangan dan dari sikapnya Gus Dur menjadi tokoh yang dikagumi tidak hanya di Indonesia, namun dunia serta menjadi panutan semua agama dan golongan manusia,” pungkasnya.


Penulis: Wildan Miftahussurur


Tapal Kuda Terbaru