• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 24 Februari 2024

Tapal Kuda

LPPNU Kota Pasuruan Seriusi Pengembangan Urban Farming

LPPNU Kota Pasuruan Seriusi Pengembangan Urban Farming
Panen melon organik di sela Sinau Bareng Pupuk Organik yang digelar PC LPPNU Kota Pasuruan dan Pemkot Pasuruan, Sabtu (25/11/2023). (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)
Panen melon organik di sela Sinau Bareng Pupuk Organik yang digelar PC LPPNU Kota Pasuruan dan Pemkot Pasuruan, Sabtu (25/11/2023). (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Pasuruan terus berikhtiar menseriusi pengembangan urban farming atau pertanian urban. Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Sinau Bareng Pupuk Organik yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan di Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (25/11/2023).

 

Ketua PC LPPNU Kota Pasuruan, Zulkarnain Mahmud mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk maju bersama mewujudkan program pertanian model urban farming di Kota Pasuruan.

 

“Kita tahu bahwa pemantik inflasi yang utama di antaranya adalah minimnya bahan makanan pokok seperti cabe dan beras," ujarnya.

 

Ia menyebutkan, kecukupan kebutuhan pangan berbasis Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan upaya nyata memberikan kontribusi suplai kebutuhan pangan di Kota Pasuruan dan meningkatkan gizi masyarakat.

 

"Saat ini kami melakukan canvasing atas berbagai potensi pertanian di masyarakat. Kami berteman dan mengenalkan diri dulu kepada pelaku usaha tani di Kota Pasuruan,” terangnya.

 

Sementara Wakil Walikota Pasuruan, H Adi Wibowo menyebutkan, bahwa ketahanan pangan selalu menjadi prioritas kebijakan pemerintah. Apalagi di tengah kondisi pangan indonesia yang serba impor, maka perlu memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui KRPL.

 

“KRPL kita dorong untuk terus memberikan kontribusi bagi pangan lokal dan pemenuhan gizi yang baik bagi masyarakat. Alhamdulillah, beberapa KRPL sudah berjalan dan berkontribusi dalam penangangan stunting,” ungkapnya.

 

Menurutnya, konsep urban farming dipilih dalam konsep pembangunan pertanian di Kota Pasuruan karena keterbatasan lahan pertanian di Kota Pasuruan.

 

“Urban Farming merupakan bentuk pemanfaatan lahan agar masyarakat bisa dioptimalkan produksi taninya dengan baik," ucapnya.

 

Diketahui, acara pelatihan pupuk organik dipandu oleh Andik Priawan, seorang penyuluh pertanian profesional yang telah meraih penghargaan sebagai Pendamping P2L terbaik se Jatim.

 

Agenda Sinau Bareng Pupuk Organik tersebut diselingi dengan panen buah melon organik dan penyebaran benih ikan nila di kolam budi daya ikan.


Tapal Kuda Terbaru