• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Tapal Kuda

Mahasiswa KKN UIJ Ubah Kain Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

Mahasiswa KKN UIJ Ubah Kain Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis
Peserta KKN UIJ mengubah sampah kain jadi kerajinan. (Foto: NOJ/Aryudi AR)
Peserta KKN UIJ mengubah sampah kain jadi kerajinan. (Foto: NOJ/Aryudi AR)

Jember, NU Online Jatim 
Mahasiswa Universitas Islam Jember (UIJ) yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Balungkulon, Kecamatan Balung, ternyata cukup kreatif. Mereka tidak hanya melakukan pengabdian masyarakat, juga berkreasi dengan membuat pot bunga dari kain bekas. 

 

Adalah Adinda, mahasiswa peserta KKN yang mempunyai gagasan memanfaatkan kain bekas yang banyak berserakan di sekitar rumah warga untuk dibuat pot bunga. Menurutnya, kain bekas yang dibiarkan terus menumpuk akan menjadi masalah di kemudian hari. Maka muncullah ide untuk membuat pot bunga sekaligus membantu mengurangi penumpukan sampah kain bekas.

 

“Ini sesuai dengan jargon pengurangan sampah yang marak sekarang, yaitu 3R,  reduce, reuse, dan recycle,” ujar Adinda di lokasi KKN, Ahad (12/09/2021).

 

Tidak sekadar menyulap kain bekas berubah menjadi pot bunga, tapi Adinda dan kawan-kawan juga memberikan pelatihan bagi warga sekitar agar sampah yang tidak berguna itu bisa mempunyai nilai ekonomis, yaitu dengan cara dibuat pot bunga.

 

“Hasil akhir dari kegiatan ini adalah semoga nantinya bisa meningkatkan ekonomi warga,” harap mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UIJ ini.

 

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Imam Bukhori Muslim memberikan apresiasi terhadap kreasi Adinda dan kawan-kawan. Menurutnya, inovasi dan kreativitas mahasiswa sangat diperlukan untuk memberikan solusi dalam pelbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

“Inovasi dari peserta KKN sangat diperlukan, karena sumbangsih mereka sangat diperlukan untuk kemajuan masyarakat kita di tengah pandemi ini” ujarnya.

 

Untuk mengurangi penyebaran Covid-19, kegiatan KKN dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, jangan samaai terjadi, KKN malah menjadi jembatan penularan virus yang mematikan itu.

 

“Setiap kegiatan mereka harus selalu menjaga 3M,” tandas staf LP3M UIJ ini.

 

Penulis: Aryudi A Razaq
Editor: Syaifullah


Editor:

Tapal Kuda Terbaru