• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 26 November 2022

Tapal Kuda

Majelis Rindu LDNU Pasuruan Bakal Sasar Café Lokasi Nongkrong Milenial

Majelis Rindu LDNU Pasuruan Bakal Sasar Café Lokasi Nongkrong Milenial
Majelis Rindu yang diadakan di kantor PCNU Pasuruan. (Foto: NOJ/ Mokhammad Faisol)
Majelis Rindu yang diadakan di kantor PCNU Pasuruan. (Foto: NOJ/ Mokhammad Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan mengelar Majelis Rindu: Never Sambat, Loss Bahagia' di Aula KH Achmad Djufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/08/2022).


Pertemuan selanjutnya, Majelis Rindu akan menyasar café yang menjadi tempat nongkrong anak muda atau milenial. Pertemuan ini bukan untuk nongkrong semata, melainkan untuk mengajak milenial mengaji.


Majelis Rindu kali ini dihadiri kalangan milenial khususnya mahasiswa. Tema yang dibahas juga berkaitan dengan milenial yaitu antara ilmu, cinta, dan cita-cita.


"Konsep kegiatan Majelis Rindu sengaja didesain agar anak-anak muda atau generasi milenial tertarik untuk mengaji dengan sanad yang jelas," ujar M Subadar selaku Direktur Media Center PCNU Kabupaten Pasuruan.


Lebih lanjut Wakil Sekertaris PCNU Kabupaten Pasuruan itu mengatakan, target dari majelis rindu bukan hanya anak muda NU dari kalangan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), namun juga anak milenial yang lainnya. 


"Nama majelis rindu akan terus kita pakai setiap forum-forum kita dan akan kita adakan di sekolah-sekolah umum dan kampus-kampus umum," ujarnya.


Tim majelis rindu ini akan menyiapkan dai-dai milenial untuk menjadi tempat curhat sesuai keilmuannya. "Episode kedua kita akan mengelar di café-cafe dan kader-kader NU yang menjadi audien harus mengenakan fashion anak milenial zaman sekarang, sehingga pemuda-pemuda tertarik untuk bergabung dengan kegiatan majelis rindu," ujarnya.


Dalam pantauan NU Online Jatim, para audien diberikan kertas untuk menulis pertanyaan terkait materi yang dibahas. Yakni ilmu, cinta, dan cita-cita. Serta diiringi dengan penampilan musik religi oleh Dianatus Sofiyyah kader Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU-IPPNU Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Sekolah Tinggi Agama Islam Shalahuddin (STAIS) Pasuruan.


Sementara Ahmad Junaidi, salah satu audien majelis rindu mengatakan, forum yang diikutinya sangat cocok bagi kalangan muda. Sebab, pada masa-masa ini sering mengalami kasmaran dan kebimbangan dalam menentukan jalan hidup, antara ilmu, cinta dan cita cita.


"Acara ini sangat cocok bagi kaum milenial, khususnya yang mengalami kebingungan antara ilmu, cinta dan cita-cita," katanya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru