• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Tapal Kuda

Ngaji Ramadhan, Kiai Zuhri Ungkap 4 Syarat Tobat Nasuha

Ngaji Ramadhan, Kiai Zuhri Ungkap 4 Syarat Tobat Nasuha
KH Moh Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)
KH Moh Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. (Foto: NOJ/ Mokh Faisol)

Probolinggo, NU Online Jatim

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, KH Moh Zuhri Zaini mengatakan, bahwa ada empat syarat yang bisa dilakukan umat Muslim dalam mencapai taubatan nasuha atau tobat yang murni kepada Allah SWT.


“Pertama adalah berhenti melakukan dosa dan bersumpah kepada diri sendiri untuk tidak mengulangi lagi meski tidak ada yang melihat, karena yakin Allah senantiasa melihatnya,” ujarnya saat Pengajian Ramadhan kitab Nashaihul Ibad di pesantren setempat, Ahad (10/04/2022).


Kedua, adalah beristighfar. Yakni meminta maaf kepada Allah SWT karena telah berbuat salah dan ingin tobat serta tidak mengulanginya lagi. "Dan, istighfar ini harus bersumber dari hati agar lebih kuat ketika diucapkan di lisan," ungkapnya.


Ketiga adalah menyesali dosa yang telah diperbuat. Bentuk penyesalan ini penting dalam mendukung tobatnya seorang hamba, sebab bila tidak menyesal maka itu bukan tobat. Sedangkan yang keempat adalah berniat untuk tidak mengulangi lagi dosa tersebut.


"Jadi, harus benar-benar memiliki tekad yang kuat untuk tidak melakukan dosa tersebut," ujar putra KH Zaini Mun'im ini.


Untuk itu, Kiai Zuhri berpesan hendaknya Nahdliyin tidak mudah berbuat dosa. Menurutnya, salah satu cara mencintai akhirat ialah dengan menguatkan iman dan mengarahkan hawa nafsu ke arah yang lebih baik.


“Jadi, tugas manusia bukan menghalang-halangi nafsu, karena manusia diciptakan dengan memiliki nafsu,” tegasnya.


Disebutkan oleh Kiai Zuhri, bahwa tujuan hidup manusia adalah menjalankan perintah Allah guna mendapatkan ridha dan pahala dari Allah SWT. “Dan bukan untuk mencari kesenangan dunia semata," pungkasnya.


Tapal Kuda Terbaru