• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Tapal Kuda

Pesilat Pagar Nusa Pasuruan Juara Nasional

Pesilat Pagar Nusa Pasuruan Juara Nasional
Akhmad Farisal atlet Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan yang meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional di Banyuwangi, Selasa (22/03/2022). (Foto: Istimewa)
Akhmad Farisal atlet Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan yang meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional di Banyuwangi, Selasa (22/03/2022). (Foto: Istimewa)

Pasuruan, NU Online Jatim
Akhmad Farisal atlet Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional bertajuk Piala Kemenpora Banyuwangi Championship 2 di Gedung Olahraga Tawangalun, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (22/03/2022). Farisal berhasil menyabet juara setelah bersaing dengan para peserta lainnya di ajang tersebut.
 

Pemuda asal Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini mengatakan, raihan prestasinya merupakan hasil jerih payahnya serta didikan dari pelatih.
 

"Berawal dari hobi dan istiqamah berlatih, dan binaan para pelatih, serta tak luput dukungan doa dari orang tua. Akhirnya saya bisa mengikuti lomba ini, dan menjuarai turnamen ini. Bagi saya pandemi seperti ini tidak ada alasan untuk tak berprestasi. Jika orang lain bisa, maka saya pun harus bisa," kata Farisal kepada NU Online Jatim, Rabu (23/03/2022).
 

Baginya, kunci sukses saat dirinya berhasil menjadi juara yaitu semangat yang tinggi, rajin berlatih, tekun, dan istiqamah.
 

"Hal itu semua saya jalani dengan serius agar bisa mempersembahkan yang terbaik, dan jangan lupa berdoa memohon pertolongan kepada Allah," ungkapnya.
 

Siswa yang menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Pasuruan tersebut mengaku tidak pernah menyangka bakal menjadi juara. Sebab, menurutnya lawan-lawan yang dihadapinya lumayan kuat.
 

"Di turnamen ini pertama kalinya saya meraih juara. Untuk meraih juara tersebut, saya menyiapkan diri dengan latihan fisik dan mental sebelum mengikuti kejuaraan tersebut," ujar alumni Pondok Pesantre Bayt Al-Hikmah tersebut.
 

Sementara itu, Joko Musianto ayah dari Farisal mengaku senang melihat sang anak menjuarai turnamen tingkat nasional pertama kalinya. Dirinya juga menceritakan bahwa Farisal pernah gagal menjadi juara saat pertama kali mengikuti turnamen.
 

 

"Pertama kali dia ikut  kejuaraan di Pasuruan, dia sempat kalah dan fatal sekali kalahnya. Setelah itu ada motivasi sedikit dari saya dan teman-teman yang lain, sehingga mau maju dan berkembang lagi serta mau berlatih lebih keras lagi, dan alhamdulilah di turnamen kedua mendapatkan juara satu,” kata Joko.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru