• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Tapal Kuda

Resmi Dilantik, Ini Harapan Gawagis Ploso Terhadap IMAP Korda Lumajang

Resmi Dilantik, Ini Harapan Gawagis Ploso Terhadap IMAP Korda Lumajang
Susana pelantikan IMAP Korda Lumajang periode 2022-2027. (Foto: NOJ/Sufyan)
Susana pelantikan IMAP Korda Lumajang periode 2022-2027. (Foto: NOJ/Sufyan)

Lumajang, NU Online Jatim

Ittihadul Mutakhorijin Al-falah Ploso (IMAP) Kordinator Daerah (Korda) Lumajang periode 2022-2027 resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren As-Salaf asuhan KH Kholili Syarifudin Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Kamis (16/06/2022) tadi malam.

 

Pelantikan dipimpin langsung oleh KH Zidni Ilman Nafi'a atau yang biasa disapa Gus Zidni ini disaksikan langsung masayikh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso lainnya seperti KH Abdurrahman Kautsar (Gus Kautsar), KH Fahim Royani (Gus Fahim), serta ratusan alumni dan muhibbin.

 

Usai dilantik, Gus Zidni menuturkan bahwa IMAP didirikan sebagai wadah para alumni untuk merajut silaturahmi dengan sesama alumni Ploso khususnya dan juga dengan semua alumni-alumni pesantren lainnya.

 

"Karena kita tidak akan mampu berjuang sendiri hanya dengan alumni dari Ploso saja, tapi harus bergandengan dengan alumni dari pondok yang lain," pesan Gus Zidni.

 

Perjuangan yang dimaksud Gus Zidni adalah mengarahkan, menanamkan dan mengajak warga di lingkungannya agar tidak ragu menitipkan putra-putrinya di pesantren-pesantren yang ada.

 

"Karena pondok ini satu-satunya benteng akidah kita," lanjut Gus Zidni.

 

Sementara itu, Gus Fahim mengatakan IMAP didirikan selain sebagai wadah para alumni dan kepanjangan tangan para Masyayikh Ploso, juga sebagai wadah ngaji para alumni dan muhibbin yang rutin digelar.

 

"Kita disini ngaji, bukan pengajian. kalau pengajian setelah kita pulang itu lupa dengan apa isi pengajian tersebut. Kalau ngaji disini kita bawa kitab Minhajut Tholibin, belajar maknai, murodi, dan dicoret jika ada yang dianggap penting," kata Gus Fahim.

 

Tak ketinggalan, Gus Kautsar setelah itu juga memberi pesan khusus bagi pengurus IMAP dan Alumni lainnya bahwa alumni harus menjadi miniatur masyayikh Ploso terlepas nantinya dia berkhidmah sebagai apa dan dimanapun berada.

 

"Kemudian masyarakat benar-benar memahami peran para alumni sebagai iklan-iklan berjalan dari harokah dan ahwal para masayikh. Sedikit banyak ketika ada orang yang melihat, maka akan dinilai sebagai apa yang pernah dicontohkan masayikh sehingga masyarakat tertarik memondokkan anaknya," tegas Gus Kautsar.

 

Maka, kunci utamanya kesuksesan itu menurut Gus Kautsar adalah menjaga kekompakan dalam menjalankan program-program dan keinginan para masayikh.

 

"Semoga yang dilantik mendapat barokah para masayikh, mendapat ridlo Allah, menjalanka khidmah sebaik-baikanya, dan mendapat taufik dan hidayah dalam menjalanjan program yang dicanangkan masyayikh," tandas Gus Kautsar.


Tapal Kuda Terbaru