• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Tapal Kuda

Sivitas Akademika STAI At-Taqwa Bondowoso Anjangsana Jaga Harmoni

Sivitas Akademika STAI At-Taqwa Bondowoso Anjangsana Jaga Harmoni
Suasana anjangsana sivitas akademika STAI At-Taqwa Bondowoso. (Foto: NOJ/ Muhammad Nur Haris)
Suasana anjangsana sivitas akademika STAI At-Taqwa Bondowoso. (Foto: NOJ/ Muhammad Nur Haris)

Bondowoso, NU Online Jatim
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) At-Taqwa Bondowoso melaksanakan anjangsana pertemuan rutin bulanan pasca libur Ramadhan 1443 Hijriyah. Kali ini, kegiatan dipusatkan di kediaman Ketua STAI At-Taqwa Bondowoso, Jalan Letnan Rantam Perum Istana Bondowoso Blok C4 Bondowoso, Ahad (15/04/2022).


Acara yang diisi dengan pembacaan Qasidah Burdah, istighatsah sekaligus halal bihalal tersebut dihadiri segenap pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan seluruh sivitas akademika STAI At-Taqwa Bondowoso.


Ketua STAI At-Taqwa Bondowoso, Suheri mengatakan, melalui anjangsana sebulan sekali tersebut diharapkan dapat menjadikan harmonisasi di lingkungan STAI At-Taqwa Bondowoso terus terjaga dan terawat.


“Yakni, berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain melalui undian yang dilakukan usai acara ramah tamah tersebut,” ungkapnya.


Dirinya menyampaikan, bahwa acara anjangsana (pertemuan rutin bulanan) tersebut menjadi momentum taaruf antar keluarga. Baik dari jajaran pimpinan, dosen maupun tenaga kependidikan.


"Mengenalkan keluarga baru, sehingga silaturahmi (ukhuwah islamiyah) terus terjaga di momen yang sangat spesial ini," ujar Suheri.


Selain itu, ia menambahkan bahwa STAI At-Taqwa Bondowoso rutin sowan kepada segenap pengurus Yayasan At-Taqwa. "Setiap tahun kami sowan kepada Ketua Yayasan dan segenap pengurus di dalamnya. Hal ini untuk meminta nasihat, saran dan lainnya, guna kemajuan pendidikan ke depan," tambahnya.


Sementara Ketua Bidang Pendidikan Yayasan At-Taqwa Bondowoso, KHM Kholil Syafi'ie mengatakan, bahwa ada sebuah penelitian jurnal tentang pencetusan halal bihalal yang pernah dilakukan oleh KH Musa Al-Mahfudz melalui beberapa versi yang berbeda.


"Ada yang mengatakan bahwa yang memunculkan istilah halal bihalal itu Jenderal Soedirman. Kemudian Presiden Soekarno dan juga ada yang mengatakan KH Abdul Wahab Hasbullah. Dan, semuanya itu benar," katanya.


Lebih lanjut, Kiai Kholil juga memberikan penjelasan bahwa ada sedikit perbedaan antara silaturahmi dan halal bihalal. Silaturahmi tidak terikat waktu namun halal bihalal terikat dengan waktu.


"Halal bihalal adalah istilah yang dilakukan setiap satu tahun sekali di momen pasca lebaran. Berbeda dengan silaturahmi yang tidak harus menunggu hari raya. Halal bihalal adanya hanya pada hari raya," imbuhnya.


Disebutkan, bahwa silaturahmi memang sejak dulu menjadi tradisi yang terus dilestarikan, utamanya dalam struktural Yayasan At-Taqwa. "Semuanya saling melebur dalam silaturahmi yang diterapkan oleh tiga organ di dalamnya itu, yakni organ pembina, pengawas, dan pengurus," tandasnya.


Penulis: Muhammad Nur Haris


Tapal Kuda Terbaru