• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Tapal Kuda

Tiga Cara Bersihkan Hati ala Ketua Rijalul Ansor Jatim

Tiga Cara Bersihkan Hati ala Ketua Rijalul Ansor Jatim
Gus Amak dalam kegiatan rutin MDS Rijalul Ansor Jatim. (Foto: Mokh Faisol)
Gus Amak dalam kegiatan rutin MDS Rijalul Ansor Jatim. (Foto: Mokh Faisol)

Pasuruan, NU Online Jatim

Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Timur KH M Nailur Rohman alias Gus Amak menyampaikan ada tiga cara untuk membersihkan hati. Agar berhasil, dibutuhkan perjuangan yang keras melaksanakan tiga cara itu agar hati benar-benar bersih.

 

"Pertama, mencegah hal-hal yang disukai oleh nafsu kita. Karena pesannya Burdah sudah jelas, nafsu itu seperti anak kecil, kalau dimanja, ya, manja, kalau diputus pasti bisa meski pun butuh perjuangan," kata Gus Amak dalam rutinan MDS Rijalul Ansor Jatim yang disiarkan langsung di YouTube, dikutip Kamis (05/08/2021).

 

Cara kedua, lanjut Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pasuruan itu, ialah melatih terkendali dengan ibadah. Jika nafsu diibaratkan hewan, maka ibadah adalah barang yang dibebankan ke punggung atau tubuh hewan agar tidak liar dan bisa tunduk.

 

Kunci ketiga ialah senantias berdoa kepada Allah supaya dimudahkan untuk mengalahkan musuh terbesar manusia, yakni nafsu.

 

"Berdoa ini sangat penting karena Allah adalah pencipta nafsu dan hanya Allah yang tahu tentang gerak-geriknya nafsu dan tipis-tipisnya nafsu yang tidak terpikirkan oleh kita", tandas Gus Amak.

 

Ia menegaskan, tiga kunci itu harus diyakini keampuhannya karena itu adalah jalan yang dilakukan Rasulullah. Bagaimana caranya meyakini tiga kunci membersihkan hati itu? Gus Amak mengambil contoh seorang pasien Muslim yang dirawat oleh dokter nonMuslim. Sudah tentu pasien akan menurut karena percaya keahlian dokter tersebut kendati beda keyakinan agama.

 

Nah, sama dokter nonMuslim saja percaya dan mengikuti saran medis yang disampaikan, apalagi kepada saran Rasulullah, manusia yang dipilih Allah dan dikarunia mukjizat dengan Al-Qur’an.

 

Penulis: Mokh Faisol

 

Editor: Nur Faishal


Tapal Kuda Terbaru