• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Tapal Kuda

Tingkatkan Kompetensi, Guru MI di Kabupaten Pasuruan Ikuti Bimtek

Tingkatkan Kompetensi, Guru MI di Kabupaten Pasuruan Ikuti Bimtek
Guru MI di Kabupaten Pasuruan mengikuti bimtek. (Foto: NOJ/SA)
Guru MI di Kabupaten Pasuruan mengikuti bimtek. (Foto: NOJ/SA)

Pasuruan, NU Online Jatim

Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Pasuruan mengikuti bimbingan teknik (bimtek) yang dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawas) di di Gedung Pertemuan Masjid Merah Tamandayu, Pandaan, Pasuruan, Selasa (09/03/2021). Bimtek digelar untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru-guru MI di kabupaten setempat.

 

Karena masa pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan secara bertahap. Peserta bimtek kebanyakan adalah guru MI untuk kelas enam dari tiga kecamatan, yakni Pandaan, Gempol, dan Prigen. Materi bimtek seputar diseminasi dan penyusunan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Peserta bimtek kebanyakan guru MI untuk kelas enam.

 

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Sub Bagian tata Usaha yang juga Pelaksana tugas Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Fausi. Ketua KKMI yang juga Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pasuruan, Hariyono, juga hadir.

 

Fausi mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Pokjawas Pasuruan itu. "Kegiatan ini sudah bagus karena tetap memperhatikan protokol kesehatan dan pelaksanaannya dilakukan bertahap dan bergelombang. Peserta juga tidak lebih dari 50 orang," ujarnya

 

Guru MI, kata dia, harus mengasah kompetensi dan menelurkan inovasi dalam pembelajaran. Selain itu juga disiplin dalam administrasi dan kaya akan strategi dalam mengelola kelas. Dengan begitu akan melahirkan siswa-siswa yang berkualitas.

 

Pengawas madrasah selaku penyelenggara, Indro Waluyo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari dan diikuti tujuh angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 3 sampai 4 kecamatan.

 

“Alhamdulillah di hari pertama ini ada dua angkatan, yang disini adalah angkatan pertama diikuti oleh 46  peserta dan angkatan kedua dari kecamatan Bangil, Beji, dan Sukorejo juga 46 Peserta," ungkap Indro.

 

Editor: Nur Faishal


Tapal Kuda Terbaru