• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Tapal Kuda

Youtuber Diduga Lakukan Penistaan Agama, Begini Reaksi Ansor Pasuruan

Youtuber Diduga Lakukan Penistaan Agama, Begini Reaksi Ansor Pasuruan
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

Pasuruan, NU Online Jatim

Akhir-akhir ini beredar video memperlihatkan seorang Youtuber yang dikenal bernama Muhammad Kece diduga melakukan penistaan agama dan ujaran kebencian. Atas tindakan Muhammad Kece tersebut Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan meminta kepolisian melakukan penegakan hukum.

 

 

Abdul Karim selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan mengatakan, polisi harus segera bertindak cepat dengan menangkap pemilik akun Youtube Muhammad kece tersebut.

 

“Ini jelas penistaan dan pelecehan agama yang dilakukan secara terang-terangan. Oleh karena itu polisi harus segera menangkap Youtuber tersebut," ujarnya.

 

Karim menambahkan, terkait ujaran kebencian dan penistaan agama itu sebenarnya sebelumnya juga sudah disampaikan  Majelis Ulama Indonesia (MUI). “MUI sudah menyampaikan jika ini penistaan dan pelecehan agama,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini meminta aparat kepolisian segera menusut tuntas dugaan penistaan agama tersebut.

 

"Kepada aparat keamanan dan kepolisian untuk mengusut tuntas penegakan hukum dan perundang-undangan secara adil atas kasus saudara Muhammad Kece ini," ujarnya.

 

Ia menilai bahwasannya konten dari yang bersangkutan telah memenuhi unsur ujaran kebencian. Sehingga penegak hukum sudah sewajarnya untuk menindaknya karena mengancam kerukunan umat beragama. 

 

Ia juga berharap antar umat beragama bisa saling menghormati dan menghargai kepada sesama.

 

"Marilah kita senantiasa menghidupkan spirit moderasi beragama bahwa kita adalah bangsa teladan yang saling menghormati antara satu dan lainnya. Sekaligus marilah kita terus menjaga persatuan dan kesatuan kita," tutupnya.

 

Dilansir dari CNNindonesia.com, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menerima laporan masyarakat terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Youtuber Muhammad Kece. Kadivhumas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan saat ini tim penyelidik sedang menangani laporan.

 

"Sudah [menerima laporan]. Tadi malam sudah ada laporan. Anggota sedang bekerja laksanakan penyelidikan," ujar Argo, Ahad (22/08/2021).

 

 

Adapun contoh materi ceramah Muhammad Kece yang menjadi kontroversi yakni terkait kitab kuning dan Nabi Muhammad SAW. Itu terlihat dari unggahan Muhammad Kece di kanal Youtube-nya dalam judul 'Kitab Kuning Membingungkan'.

 

"Kitab kuning ini hanya usaha manusia, ya barang kali benar, tapi apakah nyimpang dari Quran, ya. Kenapa? Karena Quran tidak memerintahkan harus membaca hadis dan fiqih. Alquran lebih memberikan isyarat orang harus membaca Taurat dan Injil."

 

"Jangan jadi marketing Arab orang Indonesia. Jangan menyebarluaskan dan membangga-banggakan Arab, tidak ada apa-apanya Muhammad Jinnatullah itu. Makanya di Alquran tidak tertulis Muhammad Jinnatullah. Karena Tuhan tahu. Katanya Muhammad utusan Allah, tapi kenapa tidak satu pun wahyu yang turun ke Muhammad?".

 

Penulis: Mokhammad Faishol

Editor: Romza


Editor:

Tapal Kuda Terbaru