• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Jujugan

Jajanan Takjil Khas Banyuwangi yang Bikin Tak Sabar Menunggu Maghrib

Jajanan Takjil Khas Banyuwangi yang Bikin Tak Sabar Menunggu Maghrib
Kopyor roti kukus daun pisang, kuliner takjil khas di Kabupaten Banyuwangi. (Foto: NOJ/VYS)
Kopyor roti kukus daun pisang, kuliner takjil khas di Kabupaten Banyuwangi. (Foto: NOJ/VYS)

Banyuwangi, NU Online Jatim

Pasar takjil berdiri di 102 titik di Kabupaten Banyuwangi selama Ramadlan 1442 Hijriyah. Di Kecamatan Banyuwangi, terdapat tujuh titik yang empat di antaranya digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan setempat.

 

Pasar takjil dibuka oleh Bupati Banyuwangi Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas pada Selasa (13/04/2021) kemarin. Ketua MWCNU Banyuwangi Musholin menuturkan, selain untuk memudahkan warga mencari kuliner takjil, pasar takjil yang diadakan di empat titik tengah kota itu diharapkan bisa menumbukan perekonomian masyarakat sekitar yang limbung karena pandemi Covid-19.

 

Di pasar takjil, aneka macam kuliner khas Banyuwangi dijajakan para pedagang. Dari penganan ringan hingga berat. Kebanyakan adalah makanan yang sudah sejak dahulu biasa disantap warga saat berbuka puasa.

 

Berikuti ini beberapa di antaranya:

 

Kopyor Roti Kukus Daun Pisang

Kopyor roti ini sama seperti kopyor roti pada umumnya. Bedanya dengan yang lain, kopyor roti khas Banyuwangi ini dikukus dengan daun pisang. Biasanya, isi roti ialah mie soun, nangka, dan pisang. Di pasar takjil, jajanan ini dibanderol pedagang Rp2 ribu – Rp3 ribu.

 

Patola Warna Kuah Santan

Makanan satu ini tidak pernah ketinggalan menjadi khas menu buka puasa di Banyuwangi. Bentuknya yang seperti gulungan mie dengan warna-warna yang cerah terbuat dari tepung beras. Sama seperti kopyor roti, Patola juga dibuat dengan cara dikukus dengan daun pisang. Bedanya, Patola disajikan dengan kuah santan dicampur gula merah. Patola lebih maknyus dinikmati saat hangat. Patola juga biasa ditemui di Madura.

 

Kucur Gula Merah

Kucur dengan bahan dasar tepung terigu dan tepung beras ini makanan legendaris di Banyuwangi yang bisa disajikan kapan pun. Kucur dengan rasa manisnya gula Jawa (gula aren), biasanya disajikan bersama minuman kopi. Rasa legit kue kucur ini bisa menjadi makanan pembuka buka puasa seperti anjuran Nabi Muhammad. Kucur juga banyak ditemukan dan biasa disajikan saat buka puasa di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Madura.

 

Rujak Soto Khas Banyuwangi

Bagi yang bosan dengan menu makanan berbuka puasa itu-itu saja, rujak soto khas Banyuwangi ini patut dicoba. Ingin makan soto yang anti mainstream, rujak soto solusinya. Soto dengan isi babat sapi, sayur, tahu, dan tempe dicampur dengan bumbu kacang dari rujak, cocok disantap bersama nasi atau lontong ketika berbuka puasa.

 

Editor: Nur Faishal


Jujugan Terbaru