• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Kediri Raya

Audiensi dengan Bawaslu dan KPU, Pelajar NU Blitar Siap Gelar Madrasah Politik

Audiensi dengan Bawaslu dan KPU, Pelajar NU Blitar Siap Gelar Madrasah Politik
Audiensi PC IPNU IPPNU Kabupaten Blitar dengan Bawaslu dan KPU (Foto: NOJ/ Ika Nur fitriani)
Audiensi PC IPNU IPPNU Kabupaten Blitar dengan Bawaslu dan KPU (Foto: NOJ/ Ika Nur fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Blitar (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar akan menggelar ‘Madrasah Politik’. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Konferensi Cabang (Konfercab) yang akan digelar pada pertengahan bulan Desember mendatang.

 

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar mengadakan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Bawaslu dan KPU Kabupaten Blitar pada Kamis, (04/11).

 

Ahmad Syariful Anwar, Ketua PC IPNU Kabupaten Blitar mengatakan, adanya Madrasah Politik  yang menggandeng Bawaslu diharapkan ada pengarahan dan sosialisasi terkait kerawanan Pemilu. Tujuannya agar para pemilih pemula tidak memilih karena dasar materi (uang). Selain itu para pemilih pemula diharap paham alur bagaimana nantinya ketika menemukan temuan yang melanggar Pemilu.

 

“Pada dasarnya pemilih pemula sangat rawan tergiur money politic. Maka dari itu perlu adanya peran sosialisasi dari pihak Bawaslu kepada pemilih pemula untuk meminimalisir adanya kerawanan pemilu, utamanya money politic,” ungkapnya.

 

Kemudian, dengan menggandeng KPU diharapkan dapat menyampaikan materi tentang demokrasi, Pemilu, penyelenggara peserta pemilu dan tentang pemilih.

 

Tujuannya agar peserta paham tentang sistem demokrasi, regulasi pemilu serta bagaimana peran penting pemilih pemula. Sebab banyak para pemilih pemula yang tidak menyuarakan hak pilihnya ketika Pemilu atau memilih tutup mata.

 

“Dari sinilah muncul gagasan pelajar NU Kabupaten Blitar untuk bekerja sama dengan KPU agar para pemilih pemula yang berasal dari seluruh kader pelajar NU Kabupaten Blitar untuk menyuarakan suaranya dan tidak buta akan politik,” tambah Syariful.

 

Menanggapi hal tersebut, kedua pihak baik Bawaslu maupun KPU menyambut baik dan mendukung penuh agenda Madrasah Politik yang akan berlangsung pada akhir November nanti. Bahkan keduanya berharap akan ada langkah dan kerja sama yang berkelanjutan setelah adanya Madrasah Politik ini.

 

Sementara itu, Abdul Hakam Sholahudin, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar mengatakan, kerja sama dengan IPNU-IPPNU merupakan potensi yang tidak boleh diabaikan. Sebab IPNU-IPPNU ada dari akar ranting sampai ke pimpinan cabang, bahkan juga ranah mahasiswa yang ada di Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT).

 

 

“Maka dari itu kami berharap kerja sama yang akan dilaksanakan nanti menjadi pondasi untuk kepengurusan setelahnya, agar pelajar NU Blitar dapat terus bersinergi dengan Bawaslu untuk mengawal jalannya demokrasi di Kabupaten Blitar,” tandas Hakam.


Editor:

Kediri Raya Terbaru