• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Kediri Raya

Cegah Covid-19, Ratusan Santri di Kediri Jalani Vaksinasi

Cegah Covid-19, Ratusan Santri di Kediri Jalani Vaksinasi
Santri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri jalani vaksinasi Covid-19 . (Foto: ISt).
Santri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri jalani vaksinasi Covid-19 . (Foto: ISt).

Kediri, NU Online Jatim 

Ratusan santri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri menjalani vaksinasi Covid-19. Penyuntikan vaksin terhadap santri ini merupakan program ‘Vaksinasi Polri 1 Juta Dosis’ yang digelar Polres Kediri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-75.

 

Vaksinasi tersebut dilaksanakan di gedung Nasrul Ummah dan Pondok Putri Al-Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Sedikitnya ada 500 santri dan santriwati yang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama.

 

Panitia Pelaksana Vaksinasi, Bani Mustofa menuturkan, sebelum menjalani vaksinasi, para santri dicek kesehatannya terlebih dahulu oleh petugas.

 

“Mulai dari pengecekan suhu badan hingga cek tekanan darah,” ujarnya dilansir beritajatim.com, Senin (28/06/2021).

 

Pria yang merupakan pengurus pesantren setempat itu menyebutkan, ada 500 orang dari 10 ribu lebih santri yang mengikuti vaksinasi kali ini. Para penerima vaksin adalah pelajar yang sudah berusia diatas 18 tahun atau setingkat musyawirin.

 

“Karena jumlah 500 itu tidak bisa mencakup semua santri untuk divaksin, maka kami prioritaskan kepada teman-teman santri usia 18 tahun ke atas dan sudah kelas musyawirin,” imbuhnya.

 

Untuk syarat penerima vaksin Covid-19, santri mengaku sangat mudah. Karena mereka hanya cukup melampirkan KTP ataupun KK untuk divaksin.

 

Salah satu santri setempat mengatakan, vaksinasi tersebut baik untuk mereka, karena dapat mencegah dari serangan penyakit, khususnya Covid-19. Dirinya pun mengaku, bahwa dalam proses vaksinasi tersebut dirinya tidak memiliki persiapan khusus.

 

“Tidak ada persiapan khusus. Langsung datang ke tempat vaksin, mendaftarkan diri dan divaksin,” katanya.

 

Santri asal Blitar ini pun mengaku, selama pandemi ini, kegiatan di pesantren menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 

 

“Kegiatan di pondok normal saja. Seperti, kegiatan ngaji dan sekolah formal seperti biasanya. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

 

Vaksin terhadap santri Pondok Pesantren Al-Falah ini merupakan vaksinasi perdana bagi kalangan santri. Sebelumnya, vaksinasi di Kabupaten Kediri menyasar masyarakat lansia, pelayan publik, pegawai pelayanan publik, guru dan sejumlah lapisan masyarakat lainnya.


Kediri Raya Terbaru