• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 11 Agustus 2022

Kediri Raya

Gus Reza Ingatkan Nahdliyin Tanda-tanda Hari Akhir

Gus Reza Ingatkan Nahdliyin Tanda-tanda Hari Akhir
KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza ungkap tanda-tanda hari akhir. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)
KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza ungkap tanda-tanda hari akhir. (Foto: NOJ/A Muwaffaq)

Kediri, NU Online Jatim

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza menyebutkan bahwa termasuk tanda-tanda hari akhir (kiamat) sudah dekat ialah saat tugas dan masalah tidak diserahkan kepada ahlinya.

 

“Seperti ketika ada masalah agama, ekonomi, politik, kesehatan, atau sosial yang menjawab bukan ahlinya itu termasuk bagian dari bahwa kiamat sudah dekat,” ujar Gus Reza saat rutinan malam Kamis yang dipusatkan di aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri, Rabu (22/09/2021).

 

Oleh karenanya, Gus Reza meminta kepada Nahdliyin agar segela bentuk persoalan hendaknya merujuk kepada ahlinya. Karena jika tidak demikian, ihwal persoalan yang melingkupi tersebut menjadi rancu dan tidak jelas.

 

Pengasuh Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah, Lirboyo, Kediri tersebut menambahkan, contoh lain tanda kiamat sudah dekat yaitu jika ada manusia melewati kuburan kemudian membolak-balikkan tubuhnya di atas kuburan tersebut.

 

“Hal ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang stres dan putus asa hidup di dunia karena beberapa persoalan duniawi, semisal usaha bangkrut atau tidak mendapatkan jabatan yang diinginkan,” jelas Gus Reza.

 

Termasuk pula ketika standarisasi kemuliaan seseorang hanya diukur dengan hal-hal duniawi. Sedang di sisi lain abai dengan kebutuhan orang lain yang lebih banyak. Padahal, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa orang-orang yang tidak peduli dengan permasalahan Muslim lainnya tidak termasuk golongannya.

 

“Mereka ini biasanya hanya memikirkan urusan perutnya sendiri, sedang orang lain yang justru lebih membutuhkan diabaikan,” terang Mustasyar PCNU Kota Kediri itu.

 

Kiai muda yang juga Wakil Rektor Institut Agama Islam Tribakti Kediri itu menegaskan, bahwa kiamat akan datang jika sudah muncul perbedaan antara agama orang tua dengan anaknya dengan dalih kebebasan beragama.

 

“Padahal, soal seharusnya dibentengi untuk diri sendiri dan keluarga. Dan, seseorang yang demikian termasuk orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru