• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Kediri Raya

LFNU Blitar Pilih Gelar Rukyatul Hilal di Pucuk Pelangi, Ini Alasannya

LFNU Blitar Pilih Gelar Rukyatul Hilal di Pucuk Pelangi, Ini Alasannya
Proses Rukyatul Hillal di Pucuk Pelangi, Gunung Tidar, Desa Sumberboto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Proses Rukyatul Hillal di Pucuk Pelangi, Gunung Tidar, Desa Sumberboto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Blitar akan menggelar rukyatul hilal penentuan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah. Rukyatul hilal akan dilaksanakan di Pucuk Pelangi, Gunung Tidar, Desa Sumberboto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar pada Jumat (01/04/2022).


Pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LFNU Kabupaten Blitar, Ahmad Muhammad menerangkan, pemilihan Pucuk Pelangi sebagai lokasi rukyatul hilal karena cukup dekat dari pusat keramaian, yaitu 19 kilometer ke selatan Kota Blitar.


“Kondisi puncak juga dengan permukaan tanah rata, tidak ada bukit yang menghalangi sehingga jika cuaca mendukung ufuk akan terlihat jelas,” ujarnya saat diwawancarai NU Online Jatim, Kamis (31/04/2022).


Ia mengatakan, secara geografis Pucuk Pelangi berada di titik koordinat 8 ° 14' 53,4" LS 112° 9' 46,1" BT dengan ketinggian 371 meter di atas permukaan laut. Namun, akses menuju Pucuk Pelangi cukup menantang adrenalin. Karena untuk mencapai puncak harus menapaki lereng gunung yang jalannya menanjak dengan kemiringan tajam serta jalanan yang masih berbatu.


“Meskipun demikian, peserta rukyat tidak perlu khawatir, karena inilah yang akan menjadi keseruan tersendiri sebelum melakukan rukyatul hilal,” ungkapnya.


Selain itu, secara teknis LFNU juga sudah mempersiapkan peralatan astronomi untuk melaksanakan rukyatul hilal. Seperti Qiblat Tracker RHI atau Pengukur Kiblat Multi Guide, Waterpass, Tongkat Istiwa, Teleskop Rukyat, Theodolit, Kompas, dan Sextant.


Untuk teleskop, LFNU Kabupaten Blitar menggunakan Ioptron Cube R80 dengan mounting altazimuth yang menggunakan fitur otomatis (Robotik) dan juga Celestron cgem II series 8"edge hd untuk merukyat planet dan bintang.


“Peralatan tersebut sangat mumpuni. Dan yang membedakan dengan kabupaten lain, kami juga masih menggunakan alat manual, yakni berupa gawang lokasi yang mungkin sudah mulai dilupakan karena kecanggihan zaman,” jelas Ahmad.


Diketahui, proses rukyatul hilal selain dari pengurus LFNU Kabupaten Blitar juga akan menggandeng berbagai pihak. Di antaranya pengurus NU, baik lembaga maupun banom, perguruan tinggi di Kabupaten Blitar dan sekitarnya, simpatisan dari pondok pesantren, serta masyarakat sekitar.


Kediri Raya Terbaru