• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 29 Mei 2022

Kediri Raya

LP Ma'arif NU Tulungagung Sambut Baik Kebijakan PTM Terbatas

LP Ma'arif NU Tulungagung Sambut Baik Kebijakan PTM Terbatas
H Kozin, Ketua LP Ma'arif NU Tulungagung saat menyampaikan apresiasi atas kebijakan pelaksanaan PTM Terbatas. (Foto: NOJ/ Puspita Hanum).
H Kozin, Ketua LP Ma'arif NU Tulungagung saat menyampaikan apresiasi atas kebijakan pelaksanaan PTM Terbatas. (Foto: NOJ/ Puspita Hanum).

Tulungagung, NU Online Jatim

Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah memutuskan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Hal tersebut dilakukan setelah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun ke level 3.

 

Kebijakan terkait pelaksanaan PTM Terbatas yang segera dimulai pada Rabu (08/09/2021) tersebut disambut baik oleh Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU kabupaten setempat.

 

"Kami akan melakukan hearing dengan kepala daerah dan telah memonitoring lembaga-lembaga di lingkungan LP Ma'arif NU Kabupaten Tulungagung untuk memastikan persiapan PTM Terbatas," kata H Kozin, Ketua PC LP Ma’arif Tulungagung, Senin (06/09/2021).

 

Dirinya menyebutkan, bahwa seluruh sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya yang berada di bawah naungan LP Maarif Kabupaten Tulungagung telah memiliki fasilitas yang memadai melakukan PTM Terbatas. 

 

Mengingat, untuk bisa melaksanakan PTM Terbatas beberapa syarat mesti dipenuhi. Seperti kesiapan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), yang diantaranya meliputi tempat cuci tangan serta kursi serta meja yang berjarak. Bahkan, menurutnya, seluruh guru telah dilakukan vaksinasi.

 

"Durasi dan jumlah siswa saat pembelajaran juga dilakukan secara terbatas, sesuai ketentuan dari pemerintah," lanjutnya.

 

Pihaknya berharap, agar peran dan dukungan orang tua atau wali dalam pelaksanaan PTM Terbatas dimaksimalkan. Mengingat, orang tua atau wali memiliki peranan penting bagi kesadaran anak agar disiplin prokes.

 

"Orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran anak untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga PTM Terbatas bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru