• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Kediri Raya

Tangkal Radikalisme, IPNU-IPPNU Blitar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Tangkal Radikalisme, IPNU-IPPNU Blitar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Acara Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh IPNU IPPNU Blitar.(Foto: NOJ/Pransiska Anggraeni)
Acara Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh IPNU IPPNU Blitar.(Foto: NOJ/Pransiska Anggraeni)

Blitar, NU Online Jatim
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar berikhtiar membentengi kadernya dari paham radikalisme dengan menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. Kegiatan dipusatkan di Hall Kampung Coklat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Ahad (10/04/2022).
 

Kegiatan bertajuk 'Sinergitas Pelajar NU Blitar yang Inovatif, dan Visioner Demi Terwujudnya Blitar Next Pioneer' tersebut menghadirkan H Ahmad Tamim, Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jawa Timur.
 

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Blitar. Rangkaian kegiatan diawali dengan pesan motifasi yang disampaikan oleh jajaran Majelis Alumni IPNU, dilanjutkan dengan sosialisasi wawasan kebangsaan, dan ditutup dengan rapat kerja cabang (rakercab).
 

"Kader IPNU-IPPNU harus berperan aktif dalam kemajuan bangsa, menjadi benteng pertahanan dalam menangkal arus radikalisme, yang saat ini sedang gencar di lingkup masyarakat," kata H Ahmad Tamim saat jadi pemateri.
 

Gus Tamim menuturkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia saat ini yang masih menerapkan pendidikan berlandaskan pancasilais sangatlah minim, padahal landasan tersebut menjadi salah satu upaya dalam memperkuat jiwa nasionalisme siswa.
 

"Generasi saat ini lebih tertantang, karena selain lonjakan perkembangan digital, mereka harus menghadapi  kerasnya berbagai yang dapat mengecohkan pendirian pelajar," ujarnya.
 

Lebih lanjut, dirinya mengajak generasi muda NU untuk mempertahankan NKRI melalui cinta tanah air, menerapkan nilai nilai pancasila, dan  tetap berhaluan Ahlusunnah wal Jamaah Annahdliyah.
 

"Saya berharap IPNU-IPPNU mampu menjadi trobosan baru dalam memperkokoh ketahanan negeri melalui khidmat terbaiknya, dan jadilah pelopor bangsa yang berkualitas, tangguh dan religius," harap Gus Tamim.
 

Melalui kegiatan tersebut, kader intelektual NU diharapkan mampu berfikir kritis yang inovatif, dan juga mampu merealisasikan visi-misi untuk peradaban bangsa dan agama. Kegiatan serupa harus terus dilakukan untuk kemaslahatan generasi NU.
 

"Sejarah menjadikanmu tangguh, membaca menjadikan berfikir, untuk itu generasi NU harus menjadi pelopor yang mampu mendobrak radikalisme, serta senantiasa  menjadi generasi saleh intelektual, saleh spiritual, dan saleh sosial," pungkasnya.


Editor:

Kediri Raya Terbaru