• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Keislaman

Niat dan Keutamaan Puasa Hari Kamis

Niat dan Keutamaan Puasa Hari Kamis
Saat Kamis disunahkan puasa sunah. (Foto: NOJ/NU Network)
Saat Kamis disunahkan puasa sunah. (Foto: NOJ/NU Network)

Besok akan memasuki hari Kamis. Di antara ibadah yang demikian dianjurkan dalam Islam adalah puasa pada hari Kamis, termasuk Senin. Sekadar diketahui bahwa Kamis adalah salah satu hari utama menurut Rasulullah SAW. 
 

Kamis dipilih oleh Rasulullah SAW sebagai salah satu hari yang baik dalam sepekan untuk melaksanakan ibadah puasa sunah. Beberapa hadits baik qauli maupun fi’li menunjukkan anjuran puasa sunah hari Kamis. 
 

Adapun berikut ini adalah lafal niat puasa sunah hari Kamis berikut lafalnya dalam bahasa Arab, termasuk transliterasi dan terjemahnya. 
 

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلهِ تَعَالَى  
 

Nawaitu shauma yaumil khamīs lillâhi ta‘âlâ. 
 

Artinya: Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah SWT. 
 

Artikel diambil dariLafal Niat Puasa Sunnah Hari Kamis

 

Ulama mazhab Syafii menempatkan puasa sunah hari Kamis pada urutan kedua setelah puasa sunah hari Senin dari lima belas jenis puasa sunah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. 
 

Berikut ini adalah keterangan yang terdapat pada kitab Tuhfatut Thullab atau Syarah Tahrir yang mengutip hadits riwayat At-Tirmidzi dan lainnya: 
 

 والمؤكد منه خمسة عشر صوم الاثنين والخميس لأنَّه صلى الله عليه وسلم كَانَ يَتَحَرَّى صومَهما. وقال تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ رواه الترمذي وغيره 
 

Artinya: Puasa yang dianjurkan berjumlah lima belas. Pertama puasa sunah Senin dan Kamis karena Rasulullah SAW memilih untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Rasulullah bersabda: Berbagai amal manusia ditampakkan di hadapan (Allah) pada hari Senin dan Kamis. Aku senang bila amalku dihadapkan pada saat aku berpuasa. (HR At-Tirmidzi dan lainnya. (Abu Zakaria Al-Anshari, Tuhfatut Thullab bi Syarhi Tahrir Tanqihil Lubab, [Beirut, Darul Fikr: 2006 M/1426-1427 H], juz I, halaman: 410). 
 

Dari keterangan di atas dapat ditarik simpulan bahwa puasa sunah hari Kamis sangat dianjurkan pada berdasarkan keterangan hadits Rasulullah SAW baik secara qauli maupun fi’li. Tidak salah bila ulama mazhab Syafii menempatkan puasa sunah hari Kamis pada urutan kedua dari semua jenis puasa sunah yang dianjurkan dalam Islam.
 

Puasa di hari Kamis besok semakin dianjurkan apalagi berbarengan dengan bulan Rajab. Dengan demikian, akan mendapatkan beragam fadhilah atau keutamaan. Wallahu a’lam.


Keislaman Terbaru