• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Madura

Ansor di Bangkalan Rutin Safari Tahlil Hingga Pelosok Desa

Ansor di Bangkalan Rutin Safari Tahlil Hingga Pelosok Desa
PR GP Ansor Desa Lantek Timur, Galis, Bangkalan saat safari tahlil. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)
PR GP Ansor Desa Lantek Timur, Galis, Bangkalan saat safari tahlil. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)

Bangkalan, NU Online Jatim
Tahlilan merupakan tradisi yang sangat identik dengan Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai upaya merawat tradisi tersebut, Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Lantek Timur, Galis, Bangkalan menjadikan tahlilan sebagai program rutin yang dilaksanakan.


Ketua PR GP Ansor Lantek Timur, Syafii mengungkapkan, pelaksanaan tahlilan biasanya dilakukan ketika ada salah satu warga desa yang meninggal dunia.


"Biasanya kalau ada yang meninggal itu kan ada tahlilan yang dilaksanakan warga selama 7 hari. Di salah satu hari tersebut kami menggelar tahlil bersama kader Ansor untuk mendoakan almarhum setelah acara tahlilan warga," kata Syafii, Ahad (29/08/2022).


Menurut Syafii, kegiatan tahlil bersama ini juga sekaligus media untuk memperkenalkan GP Ansor kepada masyarakat, sehingga NU tidak hanya melekat secara kultural saja.


"Sebenarnya kalau di daerah sini kan memang 100 persen warga NU, cuma NU-nya secara turun-temurun, hanya sebagian saja yang aktif di NU secara keorganisasian. Melalui safari tahlil ini selain menyumbang doa, tujuannya juga agar masyarakat mengenal terhadap GP Ansor terutama kalangan mudanya agar ikut aktif bersama kami," jelasnya.


Disebutkan, GP Ansor Lantek Timur dalam kegiatan safari tahlil ini juga memberikan sumbangan kepada keluarga yang berduka.


"Itu kadang tidak seberapa, hanya air mineral beberapa dus agar bisa disuguhkan kepada warga yang takziyah. Hitung-hitung juga agar Ansor ini terasa manfaatnya di masyarakat," kata Syafii.


Hal tersebut dilakukan agar GP Ansor memberikan kontribusi dan sumbangsih membangun dan menjaga kerukunan di desa, sehingga GP Ansor bisa menyatu dengan masyarakat untuk menebar kemanfaatan.


"Karena Ansor di sini masih berjalan sekitar dua tahun. Ke depan kami berharap agar Ansor ini bisa menyatu dengan masyarakat dengan program-program yang sudah ada, bisa saling bersinergi, merangkul para pemuda desa untuk mengajak kepada kegiatan yang lebih bermanfaat," pungkasnya.


Madura Terbaru