• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 9 Desember 2022

Madura

Jelang Idul Adha, Juleha Indonesia Gelar Apel Akbar di Bangkalan

Jelang Idul Adha, Juleha Indonesia Gelar Apel Akbar di Bangkalan
Juleha Indonesia saat gelar apel akbar Nasional di Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)
Juleha Indonesia saat gelar apel akbar Nasional di Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)

Bangkalan, NU Online Jatim
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Juru Sembelih Halal atau Juleha Indonesia menggelar apel akbar nasional bersama 1000 Juleha. Kegiatan tersebut dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Bangkalan, Kamis (30/06/2022).


Ketua DPP Juleha Indonesia, Petrus Hariyanto mengatakan, Bangkalan menjadi tempat lokasi penyelenggaraan apel akbar karena jumlah hewan ternak dari Bangkalan cukup banyak dan perlu dilakukan sosialisasi penyembelihan secara halal.


“Hewan ternak dari Bangkalan cukup banyak, sehingga harus diimbangi dengan jumlah juru sembelih halal yang bersertifikasi. Selain itu, selama ini banyak juru sembelih memang berasal dari Madura, sehingga pembekalan ini perlu diberikan,” kata Petrus.


Sementara Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, kegiatan apel akbar tersebut merupakan bentuk komitmen bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Juleha Indonesia. Yakni, untuk memberikan jaminan produk daging halal dan sehat bagi masyarakat.


“Hal ini penting bagi masyarakat mengingat beberapa hari lagi umat Muslim akan merayakan Idul Adha dan melaksanakan kurban sehingga perlu jaminan halal pada proses pelaksanaannya,” ungkapnya.


Tidak hanya itu, ia menyebutkan bahwa jaminan kesehatan hewan kurban juga perlu jadi perhatian di tengah maraknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang melanda Indonesia, termasuk di Bangkalan.


“Sehingga dalam pelaksanaan kurban nanti tidak hanya dibutuhkan kualitas hewan kurban saja, namun faktor kesehatan hewan, serta jaminan produk yang sehat dan bebas penyakit juga sangat dibutuhkan,” kata Ra Latif.


Dirinya berharap, agar masyarakat tidak lagi khawatir dan cemas terhadap terhadap pelaksanaan kurban pada masa PMK, karena sudah ada juru sembelih halal yang terlatih dan terverifikasi.


“Karena itu, kami benar-benar berharap sekaligus mengimbau para Juleha dapat bekerja sebaik mungkin dan benar-benar menjalankan manajemen kurban pada masa PMK ini,” tandasnya.


Diketahui, kegiatan ini juga dihadiri Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan, dan undangan lainnya.


Madura Terbaru