• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Madura

Gali Data, Timsus Penguatan Ranting NU Sumenep Lakukan Rihlah

Gali Data, Timsus Penguatan Ranting NU Sumenep Lakukan Rihlah
Tim Khusus Penguatan Ranting NU Sumenep saat melakukan rihlah untuk menggali data di PRNU Talaga, Ganding, Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Tim Khusus Penguatan Ranting NU Sumenep saat melakukan rihlah untuk menggali data di PRNU Talaga, Ganding, Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Usai menggelar workshop kolaboratif penguatan Ranting NU pekan lalu, Tim Khusus (Timsus) Penguatan Ranting NU Sumenep menyampaikan hasil rumusan tahapan dan rancangan kerja kepada tiga Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) sasaran. Selanjutnya, rihlah dilakukan untuk menggali data kepada tokoh setempat.

 

Berdasarkan hasil keputusan, terdapat,tiga ranting yang dijadikan sasaran oleh Timsus. Yakni, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Talaga Kecamatan Ganding, Desa Aeng Merrah Kecamatan Batuputih, dan Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget.

 

Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sumenep, Mohammad Ekoyanto yang didaulat sebagai koordinator kelompok kerja menjelaskan tiga poin Qaryah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang akan ditanamkan pada ranting binaan. Yakni, nilai, Sumber Daya Manusia (SDM), dan program.

 

“Nilai yang nantinya tertanam dan dijadikan rujukan dalam pengabdian adalah Mabadi’ Khaira Ummah, As-Shidqu, Al-‘Adālah, At-Ta’āwun, Al-Istiqāmah, dan Al-Amānah wal Wafa’ bil ‘Ahdi,” ujarnya saat mendatangi kantor MWCNU Ganding bersama Timsus, Kamis (07/10/2021).

 

Sedangkan SDM yang diharapkan nanti adalah sosok pengurus penggerak dan visioner. Jika dimiliki oleh pengurus, maka akan tercipta warga NU yang cerdas dan mandiri.

 

“Jika nilai dan SDM sudah mumpuni, maka kita bisa merancang program yang berbasis capacity building, kreatif, public awareness, dan fundraising,” tambahnya.

 

Tidak hanya itu, Ekoyanto menjelaskan konsep pemetaan penguatan ranting. Disebutkan bahwa, durasi pendampingan berlangsung selama dua tahun. Sedang asesmen kelembagaan Ranting akan dilaksanakan selama tiga hari, terhitung pada tanggal 05-07 Oktober 2021.

 

“Setelah itu, diskusi hasil asesmen akan dilaksanakan tanggal 12-19 Oktober 2021, bersama MWCNU dan Korwil PCNU. Kemudian kami akan melakukan musyawarah dengan warga setempat yang akan dilaksanakan pada pekan pertama bulan November, yaitu tanggal 1-7 November 2021,” pungkasnya.

 

 

Usai acara, Ekoyanto membagi tiga tim rihlah untuk menggali ragam informasi dari tokoh kunci desa sasaran. Baik dari ulama, pengurus ranting, pemerintah desa, atau pun warga. Masing-masing tim didampingi oleh pengurus MWCNU setempat.


Madura Terbaru