• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Madura

Gelar Syaikhona Kholil Bangkalan Pahlawan Nasional Terus Diperjuangkan

Gelar Syaikhona Kholil Bangkalan Pahlawan Nasional Terus Diperjuangkan
Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah).
Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah).

Bangkalan, NU Online Jatim

Pengajuan gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan belum direstui oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, bukan berarti persyaratan supaya Syikhona Kholil dianugerahi pahlawan nasional tidak terpenuhi.

 

Hingga kini, tim yang sudah dibentuk akan terus memperjuangkan gelar pahlwan nasional untuk Syaikhona Kholil.

 

"Kami dari Tim menerima keputusan terkait Syaikhona Kholil belum dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional karena itu adalah hak Presiden," kata Muhaimin, Ketua Tim Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Muhammad Kholil, Kamis (11/11).

 

Ia menjelaskan, Syaikhona Kholil belum dikukuhkan sebagai pahlawan nasional karena Presiden Jokowi mengutamakan daerah-daerah yang belum memiliki pahlawan nasional. "Untuk Jawa Timur sudah sering tokoh-tokohnya memperoleh gelar pahlawan," jelasnya.

 

Muhaimin juga memastikan tidak ada kekurangan dalam persyaratan administrasi pengajuan Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional. Semua persyaratan sudah diajukan kepada Dewan Gelar. Meliputi naskah akademik, biografi, riwayat hidup dan perjuangan, dan dokumen pendukung lainnya.

 

Meski belum dikukuhkan, Tim Kajian Akademik dan Biografi Syaikhona Muhammad Kholil tetap berikhtiar bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan elemen terkait untuk melakukan penguatan agar gelar pahlawan bisa disematkan. Muhaimin berharap Syaikhona Kholil bisa dikukuhkan menjadi pahlawan tahun depan.

 

"Perjuangan akan terus dilanjutkan. Kami tetap berikhtiar bersama Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan elemen terkait untuk melakukan penguatan terutama komunikasi dengan Bapak Presiden.Semoga tahun depan giliran Syaikhona Kholil dikukuhkan sebagai pahlawan nasional," ungkap Muhaimin.

 

Diketahui, Presiden Jokowi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional dan memberikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa kepada sejumlah tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu, (10/11).

 

Penganugerahan itu disiarkan langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden. Sementara itu nama-nama tokoh yang mendapat gelar pahlawan tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 109/TK/TH 2021 tanggal 25 Oktober 2021.

 

 

Mereka adalah Almarhum Tombolotutu, tokoh dari Provinsi Sulawesi Tengah; Almarhum Sultan Aji Muhammad Idris, tokoh dari Provinsi Kalimantan Timur; Almarhum Haji Usmar Ismail, tokoh dari DKI Jakarta; dan Almarhum Raden Aria Wangsakara, tokoh dari Provinsi Banten.


Editor:

Madura Terbaru