• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Madura

Kader PMII Guluk-guluk Borong Juara di Olimpiade Se-Madura

Kader PMII Guluk-guluk Borong Juara di Olimpiade Se-Madura
Iqbal dan Nida memegang bendera PMII dan piala. (Foto: NOJ/Firdausi)
Iqbal dan Nida memegang bendera PMII dan piala. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Prestasi membanggakan ditunjukkan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-guluk Sumenep. Yang terbaru menjuarai lomba olimpiade PMII Se-Madura yang diadakan Rayon Mandilaras Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

 

Penegasan disampaikan Moh Faiq bahwa Komisariat yang dideklarasikan tahun 2000 tersebut sudah membuktikan bahwa berada di lingkungan pondok pesantren bukan pertanda lemahnya gerakan dan tumpulnya proses kaderisasi. Melainkan bagian dari keunggulan serta pembeda dari sistem kaderisasi dari kebanyakan komisariat yang berada di luar pesantren.

 

Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Guluk-guluk tersebut menegaskan bahwa melalui spirit kepesantrenan dan cita luhur kesantrian dirinya dan beberapa pengurus berupaya memadukan sebuah sistem kaderisasi apik di tubuh organisasi.

 

"Melalui perpaduan sistem kaderisasi berbasis pesantren menjadi nilai tawar bahwa seharusnya ke depan PMII mulai masuk dan menerapkan sistem kaderisasi berbasis pesantren yang menjadi cikal-bakal lahirnya para pemikir bangsa," ungkapnya.

 

Dijelaskannya bahwa ada dua kader yang menjadi juara I dan II yaitu Iqbal Samiaji dan Nida Emilia Dusturia. Bahkan Iqbal merupakan kader baru angkatan 2019 tapi sudah berhasil menduduki peringkat satu lomba se-Madura.

 

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah tersebut menjelaskan bahwa keduanya kader PMII Guluk-guluk yang potensial, rajin membaca, semangat belajarnya tinggi dan tak mengenal waktu.

 

Sedangkan Nida Emilia Dusturia setelah penobatan memberi komentar dan harapannya ke depan pada media.

 

Nida mengemukakan prestasi  ini dipersembahkan untuk gurunya di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) dan keluarga besar PMII Guluk-guluk khususnya Kopri.

 

"Semoga memberikan semangat dan gairah untuk terus mengabdi dan berproses di PMII," harapnya.

 

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat baik dari jajaran senior, pengurus komisariat beserta Kopri, pengurus rayon, tentu angkatan Garuda '18.

 

"Terima kasih atas ilmu dan bimbingan. Pengalaman ini akan ditularkan kepada adik-adik kami agar terulang yang kedua kalinya" pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Madura Terbaru