• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Madura

Kuatkan Aswaja Annahdliyah, MKNU Se Madura Digelar

Kuatkan Aswaja Annahdliyah, MKNU Se Madura Digelar
MKNU se Madura di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan, Madura. (Foto: NOJ/Sa'dullah)
MKNU se Madura di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan, Madura. (Foto: NOJ/Sa'dullah)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pengurus Wilayah Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Jawa Timur menggelar Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan ke-XLIII se Madura di Aula Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan, Madura, Jumat-Ahad (28-31/01/2022).

 

RKH Muhammad Nasih Aschal, Ketua RMI-NU Bangkalan, mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja dipusatkan di Bangkalan atas perintah pengurus RMI-NU Jawa Timur. "Ketika saya hadir di rapat PW RMI-NU Jatim, Gus Salam memerintahkan saya untuk melaksanakan kegiatan MKNU di Bangkalan, di Ponpes Syaichona Cholil. Tanpa bertanya saya langsung menjawab siap,” katanya.

 

Lebih lanjut dia mengatakan, tujuan lain di balik penempatan lokasi MKNU di Bangkalan ini adalah untuk menguatkan agama warga Madura ke Islam Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyah, karena warga di Madura dianggap sudah tidak lagi NU.

 

"Makanya, Nahdlatul Ulama punya misi untuk mengembalikan orang madura agamanya menjadi NU, dan ini serius, bukan bercanda. Setelah MKNU ini insyaallah juga akan dilaksanakan harlah NU baik PB maupun PW untuk dilaksanakan di Madura. Jadi ini berangkat dari keprihatinan bahwa madura dianggap sudah tidak NU," jelas Kiai Nasih.

 

Meski begitu, dia masih yakin terhadap keyakinan warga Madura, bahwa sebenarnya orang madura itu masih NU tulen, yang berubah hanya gerakannya, tapi secara ideologi dan aqidah semuanya masih NU, hal tersebut dikarenakan orang madura masih punya tingkat kepatuhan yang tinggi kepada para masyayikh dan para kiai.

 

"Karena itu PCNU Bangkalan juga getol melaksanakan pengkaderan NU seperti PKPNU di semua sektor, kelompok-kelompok, dan di pesantren. Termasuk santri-santri di syaikhona Kholil ini kita wajibkan sebelum lulus ikut PKPNU, ini syarat wajib kelulusan. PKPNU juga dilaksanakan di berbagai tempat agar madura ini bisa kembali agamanya menjadi agama NU."

 

Acara ini juga dihadiri syuriah PBNU, KH Imam Buchori, ketua PCNU Bangkalan, KH Muhammad Makki Nashir, dan ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar. Pada kesempatan ini, Kiai Marzuki, mengajak seluruh elemen NU agar meningkatkan gairah ke-NU-an demi perdamaian sesama manusia.

 

"Monggo kita terus gelorakan ke-NU-an, kita terus tingkatkan gairahkan ke-NU-an, kita tingkatkan semangat membela ke-NU-an, agar dengan bersama NU kita tetap ahlussunah wal jamaah, bersama NU Indonesia tetap aman, bersama NU kita tetap rukun dengan sesama manusia, apapun agama, madzhab, dan sukunya," ujarnya.

 

Caption foto : MKNU oleh RMI-NU Jatim di Aula Ponpes Syaichona Moh Cholil Bangkalan. (Foto : NOJ/Sa'dullah)


Madura Terbaru