• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 7 Februari 2023

Madura

LAZISNU Sumenep Bakal Sediakan Beasiswa untuk Dhuafa di Batang-batang

LAZISNU Sumenep Bakal Sediakan Beasiswa untuk Dhuafa di Batang-batang
Tim NU Care-LAZISNU Sumenep saat menyerahkan bantuan. Foto: Istimewa
Tim NU Care-LAZISNU Sumenep saat menyerahkan bantuan. Foto: Istimewa

Sumenep, NU Online Jatim 

Pengurus Cabang (PC) NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep memberikan perhatian khusus kepada dhuafa untuk keberlangsungan pendidikan.


Selain memberikan bantuan kepada Amrawi putra Pushani asal Dusun Mujung, Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, LAZISNU juga akan memfasilitasi beasiswa santri di pondok pesantren.


Kiai A Quraisy, Ketua PC NU-Care LAZISNU Sumenep menceritakan, Amrawi sering ditinggal oleh ibunya guna mengais rezeki. 


Disebutkan, ibunya merupakan buruh serabutan. Terkadang sang ibu sering diminta oleh tetangga untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan sejenisnya yang kemudian diberi upah sekedarnya.


"Mungkin kerabat dekatnya yang kurang menampakkan kepeduliannya mengalami hal yang sama atau kami katakan kondisi ekonominya tidak stabil," kata Kiai Quraisy saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Rabu (23/11/2022).


Tak hanya itu, Kiai Quraisy mengatakan bahwa keluarga itu tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bahkan berkali-kali mengajukan bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) tak kunjung berhasil.


"Atas nama lembaga, kami akan menopang pendidikan adik Amrawi dan memberikannya Beasantri selama nyantri di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqien Gapura Timur, Gapura, Sumenep," ujarnya.


Untuk menyelesaikan persoalan ini, pihaknya mengajak pada para donatur, khususnya NU Care-LAZISNU Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batang-Batang untuk menangani secara bersama. Jika dibiarkan, maka menjadi beban sosial yang tak pernah putus.


"Kami akan mendudukkan problem ini di Batang-Batang bersama seluruh elemen NU dan tokoh masyarakat. Namun secara lisan, kami sudah menghubungi Kepala Dusun (Kadus). Dengan ini kami sepakat melakukan recovery pasca bantuan Pemerintah Daerah (Pemda). Karena Pemda kemarin sudah turun ke lapangan," tandasnya.


Editor:

Madura Terbaru