• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Madura

NU di Sumenep Kian Gencar Lakukan Vaksinasi

NU di Sumenep Kian Gencar Lakukan Vaksinasi
Kegiatan vaksinasi oleh MWCNU Guluk-Guluk, Sumenep, Selasa (24/08/2021). (Foto: NOJ/F)
Kegiatan vaksinasi oleh MWCNU Guluk-Guluk, Sumenep, Selasa (24/08/2021). (Foto: NOJ/F)

Sumenep, NU Online Jatim

Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk, Sumenep, bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, menggelar vaksinasi massal di kantor setempat, Selasa (24/8/2021).

 

Ketua MWCNU Guluk-Guluk, KH Md Widadi Rahim mengutarakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memutus penyebaran virus corona. Berangkat dari permasalahan ini, pihaknya menggandeng Satgas Covid-19 yang terdiri dari tenaga medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Komando Rayon Militer (Koramil), dan Kepolisian Sektor (Polsek).

 

“Inisiatif ini sebagai bentuk nyata bahwa NU selalu mengikuti anjuran pemerintah, yaitu meningkatkan daya imun warga dan mencegah penularan virus yang mewabah ke seluruh penjuru dunia,” ujarnya.

 

Dijelaskan pula, vaksinasi diikuti oleh seluruh warga. Juga kami mengutamakan pengurus NU. “Ada sekitar ratusan warga yang sudah divaksinasi. Sisanya dari seluruh pengurus MWCNU, Lembaga, Ranting NU, dan Badan Otonom NU,” imbuhnya.

 

Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Al-Is’af Kalabaan Guluk-Guluk tersebut menegaskan bahwa, vaksin yang disuntikkan pada warga berjenis sinovac.

 

“Bagi warga yang telah divaksinasi di tahap pertama, mereka akan kembali lagi 3 minggu setelahnya untuk divaksinasi tahap kedua,” terangnya.

 

Saat proses vaksinasi, Sekretaris MWCNU Guluk-Guluk, Syafi'i Arbi salah satu peserta yang sangat takut sekali pada jarum suntik. Model pengobatan yang ia lakukan lebih mengedepankan pengobatan herbal.

 

“Sebenarnya sejak kecil saya paling alergi dan takut pada jarum suntik. Tapi demi NU kami beranikan diri datang ke aula untuk divaksinasi,” ungkapnya pada reporter NU Online Jatim.

 

Kemudian ia mengajak kepada seluruh warga agar mengikuti program vaksinasi yang digalakkan oleh pemerintah. Sebab dirinya tidak mengalami hal-hal negatif seperti halnya yang viral di berbagai platform.

 

“Ayo warga, jangan takut. Kami tidak mati sebagaimana potongan video yang heboh di WhatsApp,” tandasnya.

 

Editor: Nur Faishal


Madura Terbaru