• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Madura

Relawan NU Berlatih Penanganan Kebencanaan, Ini Harapan Ketua PCNU Sampang

Relawan NU Berlatih Penanganan Kebencanaan, Ini Harapan Ketua PCNU Sampang
Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH Moh Itqan Bushiri ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Pelatihan Dasar Relawan Kebencanaan di Pesantren Assirojiyyah. (Foto: NOJ/ Fahromi N)
Ketua Tanfidziyah PCNU Sampang KH Moh Itqan Bushiri ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Pelatihan Dasar Relawan Kebencanaan di Pesantren Assirojiyyah. (Foto: NOJ/ Fahromi N)

Sampang, NU Online Jatim

Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang KH Moh Itqan Bushiri sangat bersyukur dua elemen penting jamiyahnya dapat mengikuti Pelatihan Dasar Relawan Kebencanaan. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren (PP) Assirojiyyah Kajuk, Kabupaten Sampang.

 

Kedua elemen tersebut adalah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Sampang.

 

"Sangat kita syukuri karena jarang sekali para pelatih expert yang bersertifikat seperti hari ini bisa datang. Mereka adalah pelatih yang tidak sembarangan dalam penanggulangan bencana," ungkapnya kepada NU Online Jatim, Selasa (14/12/2021).

 

Kiai yang akrab disapa Ra Itqan itu menyampaikan bahwa salah satu pelatih dalam kegiatan ini adalah tim Paiton Energy yang notabene sangat sulit didatangkan karena perizinannya harus melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

 

"Sekarang ini sebenarnya konsentrasi tim Paiton Energy itu ke Kabupaten Lumajang. Akhirnya, karena diizinkan hanya dua hari, lepas dua hari mereka langsung kembali ke Lumajang semua," ucapnya.

 

Oleh karena itu, Ra Itqan berharap semua peserta utamanya Banser dan LPBINU bisa berlatih dengan baik dan mengikuti arahan dengan satu komando.

 

"Tujuannya adalah relawan ini harus menjadi orang-orang yang tangguh dalam setiap kebencanaan, terutama ketika menolong para pengungsi dan korban. Harapan terbesar semua orang bisa menjadi relawan, ada semangat membantu dan meringankan beban serta penderitaan orang lain," tutupnya.

 

Sebagai penyelenggara, Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sampang, Moh Hasan Jailani sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih terhadap lembaga dan banom NU yang turut andil mengikuti pelatihan kebencanaan.

 

 

"Harapan saya, semua relawan termasuk NU harus bersinergi, tidak ada yang boleh merasa aku paling gagah, tidak ada bendera yang lebih tinggi. Semua sama, ketika ada bencana maka jiwa kita akan tertarik dan bergerak bersama," tandasnya. 

 

Editor: Romza


Editor:

Madura Terbaru