• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 8 Agustus 2022

Malang Raya

Haflatul Imtihan, Pesantren di Malang Gelar Donor Darah

Haflatul Imtihan, Pesantren di Malang Gelar Donor Darah
Salah satu santri ikut berpartisipasi mendonorkan darah. (1Foto: NUOJ/ISt)
Salah satu santri ikut berpartisipasi mendonorkan darah. (1Foto: NUOJ/ISt)

Malang, NU Online Jatim
Pondok Pesantren Anwarul Huda Kota Malang mengadakan kegiatan donor darah bersama PMI (Palang Merah Indonesia) setempat. Kegiatan merupakan salah satu rangkaian acara dari haflatul imtihan ke-25 bertajuk 'khidmah' sebagai bentuk bakti sosial dari santri kepada masyakarat.

 

“Kegiatan juga guna menambah persediaan kantong darah di PMI Kota Malang, untuk didistribusikan ke rumah sakit atau yang yang membutuhkan,” kata perwakilan pesantren, Tuhu Jatmiko, Ahad (12/12/2021). 

 

Menurutnya, donor darah diikuti santri Pondok Pesantren Anwarul Huda dan masyarakat secara umum. Panitia telah menjaring peserta yang ingin berpartisipasi dalam donor darah. 

 

"Alhamdulillah, acara berjalan dengan kondusif dan semua jatah kantong juga bisa terpenuhi walaupun ada beberapa peserta yang ditolak sebab tidak memenuhi kriteria persyaratan, tetapi bisa tertutupi dengan peserta yang lain," jelasnya.

 

Kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, sehingga jumlah peserta dibatasi dan mendapatkan 30 kantong darah. 

 

"Donor darah ini sejalan dengan tema yang diangkat pada kagiatan haflatul imtihan tahun ini, yakni alkhairu fiddiin wa khadimil ummah atau khidmah yang artinya kebaikan dalam agama dan pengabdian untuk umat yakni masyarakat," ujarnya.

 

Tuhu Jatmiko menyampaikan terima kasih kepada petugas dari PMI Kota Malang atas kesediaan dan pelayanan yang sangat baik. Juga kepada partisipan yang bersedia mendonorkan darahnya, serta panitia yang menyiapkan  kegiatan. 

 

"Semoga kegiatan-kegiatan yang berbentuk pengabdian seperti donor darah ini bisa terus diadakan oleh santri Pondok Pesantren Anwarul Huda," harapnya.

 

Salah satu peserta donor darah dari Pondok Pesantren Al-Adzkiya' Nurus Shofa (Anshofa), Zahwa menyampaikan rasa syukur bisa mengikuti kegiatan donor darah lagi, terhitung sudah empat kali terlibat. Dirinya berharap kegiatan bisa menjadi rutinitas Pondok Pesantren Anwarul Huda, apalagi tempatnya mendukung. 

 

"Saran saya publikasinya mungkin perlu diperluas lagi, supaya banyak yang ikut, khususnya perempuan," katanya.

 

Diketahui beberapa persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh para peserta sebagai calon pendonor darah, yaitu berumur 17 tahun ke atas, berat badan minimal 45 kilogram untuk perempuan dan minimal 50 kilogram untuk laki-laki, serta tidak memiliki penyakit bawaan. Namun, walaupun lolos pada seleksi, tetapi akan dicek lagi oleh petugas dari PMI Kota Malang sebelum donor darah.

 

Editor: Syaifullah

 


Editor:

Malang Raya Terbaru