• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Malang Raya

Haul ke-5 Gus Lukman, Masayikh Ungkap Keteladanannya

Haul ke-5 Gus Lukman, Masayikh Ungkap Keteladanannya
Haul ke-5 Gus Lukman. (Foto: NOJ/Rizki)
Haul ke-5 Gus Lukman. (Foto: NOJ/Rizki)

Malang, NU Online Jatim 

Ribuan santri dan jamaah dari berbagai daerah hadiri peringatan Haul ke-5 Gus Lukman Al Karim bin KH Abdullah Fattah di Aula Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Sabtu (10/09/2022).

 

Beberapa tamu kehormatan pun hadir di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto KH Asep Saifuddin Chalim, Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Zainuddin, dan lain sebagainya.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Prof KH Mohammad Bisri menyampaikan bahwa, ketokohan Gus Lukman merupakan suatu hal yang selalu diirindukan oleh seluruh insan yang hadir.

 

"Gus Lukman kepada orang itu perhatian, suka nolong, tidak membedakan antara orang miskin atau orang kaya. Sehingga temannya banyak sekali. Hari ini santri dan teman-teman Gus Lukman diundang dan semua datang. Kemarin yang diundang hampir dua ribu, dan hadir semua," kata Prof KH Mohammad Bisri kepada NU Online Jatim.

 

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim mengungkapkan bahwa Gus Lukman merupakan seorang teladan yang patut diteladani.

 

"Dengan haul ini diharapkan dapat mengambil keberkahan dan mengingat keteladanan dari Shohibul Haul. Gus Lukman merupakan yang seseorang yang selalu menebar kasih sayang dimana-mana. Ini yang harus di contoh," tutur KH Asep Saifuddin Chalim kepada NU Online Jatim.

 

Dirinya juga menceritakan bahwa saat wafatnya Gus Lukman, ia bersama Hj Khofifah Indar Parawansa sedang beribadah di tanah suci dan merasakan kehilangan yang mendalam.

 

"Saat Gus Lukman wafat, banyak yang kehilangan dan susah. Saat itu, saya bersama Bu Khofifah berada di tanah suci juga merasa susah, karena wafatnya seorang yang mempunyai keteladanan yang luar biasa," imbuh Ketua PP Pergunu tersebut.

 

Kiai Asep juga menjelaskan bahwa Gus Lukman merupakan seseorang yang dermawan kepada siapapun.

 

"Beliau dermawan orangnya. Orang yang dermawan akan dekat dengan Allah, surga, dan manusia. Orang yang dermawan tidak akan berhenti rezekinya, mengalir terus," tutupnya.


Malang Raya Terbaru