• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Malang Raya

LPBINU Jatim Apresiasi Peran Masyarakat dalam Tanggap Darurat Bencana Kota Batu

LPBINU Jatim Apresiasi Peran Masyarakat dalam Tanggap Darurat Bencana Kota Batu
Suasana dapur umum tanggap bencana di Dusun Beru Desa Bumiaji Kota Batu. (Foto NOJ: Zaiyana NA)
Suasana dapur umum tanggap bencana di Dusun Beru Desa Bumiaji Kota Batu. (Foto NOJ: Zaiyana NA)

Batu, NU Online Jatim

Masyarakat turut serta melibatkan diri dalam aksi tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda kawasan kota Batu. Tak terkecuali para ibu rumah tangga.

 

Kumpulan ibu-ibu RT 01 RW 06 Dusun Beru Desa Bumiaji mendirikan dapur umum sebagai respons atas kejadian banjir bandang pekan lalu.

 

Eva Kurnia, istri Kepala Dusun Beru mengatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama atas kejadian yang menimpa daerahnya. Dalam sehari dapur umum ini menyediakan sedikitnya 400 porsi makan. "Semua relawan, atau siapapun monggo mampir ke dapur umum untuk makan," ujarnya kepada NU Online Jatim, Kamis (11/11).

 

Sementara itu, Murniati yang kebetulan rumahnya ditempati dapur umum menyatakan rasa terima kasih kepada para relawan yang jauh-jauh datang ke Batu untuk penanganan bencana.

 

"Matur nuwun sanget (terima kasih banyak), para relawan sampun (sudah) sangat membantu," kata Murni.

 

Murni mengaku selama kegiatan operasi dapur umum bantuan berupa bahan pokok dan sayur mayur terus datang dari para donatur.

 

Menanggapi aksi cepat yang dilakukan warga, M Saiful Anam selaku Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU)
Jawa Timur turut mengapresiasi.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan penerapan slogan bahwa bencana adalah urusan bersama atau biasa disebut pentahelix.

 

"Keterlibatan masyarakat terdekat yang tidak terdampak mutlak dibutuhkan, dan masyarakat Kota Batu dalam hal ini sudah banyak berperan aktif," katanya.

 

Anam juga berharap peran masyarakat tidak hanya tertumpu pada saat bencana, tetapi juga pada fase pra bencana dan pasca bencana.

 

 

"Bagaimanapun pencegahan lebih baik dari pada penanganan. Peningkatan kapasitas menjadi hal penting untuk selalu digaungkan di tengah masyarakat," harapnya.


Editor:

Malang Raya Terbaru