• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Malang Raya

Ngaji Bareng Sahabat, Cara PMII di Malang Hadir di Masyarakat

Ngaji Bareng Sahabat, Cara PMII di Malang Hadir di Masyarakat
Ngaji Bareng Sahabat oleh PR PMII Pancasila Universitas Brawijaya, Malang. (Foto: NOJ/ Cheppy Eka Juniar)
Ngaji Bareng Sahabat oleh PR PMII Pancasila Universitas Brawijaya, Malang. (Foto: NOJ/ Cheppy Eka Juniar)

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pancasila Komisariat Brawijaya Malang melaksanakan program bernama "Ngabers" atau "Ngaji Bareng Sahabat". Kegiatan yang digelar selama Ramadhan ini menargetkan santri Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ) setempat sebagai peserta.
 

Ketua PMII Rayon Pancasila, Alvian Rangga Ramadhani mengatakan bahwa sebagai organisasi sosial, pihaknya akan sering membaur serta hadir di tengah masyarakat.
 

"Sejak awal aktif di PMII Brawijaya ini hingga semester enam belum merasakan hadirnya PMII di masyarakat, terkadang yang terjadi masyarakat seringkali terganggu dengan kehadiran PMII," katanya saat ditemui di TPQ Nurul Hidayah Ketawanggede, Kota Malang pada Selasa (12/04/2022).


Alvian mengatakan, kegiatan PMII umumnya di malam hari. Misalnya seperti diskusi justru seringkali menimbulkan keramaian, sehingga bisa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar yang ingin beristirahat.
 

Mahasiwa jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik  Universitas Brawijaya tersebut menilai, pelaksanaan kegiatan ‘Ngabers’ atau ‘Ngaji Bareng Sahabat’ ini dapat mengangkat citra PMII di masyarakat.
 

"Dengan begitu, PMII dapat memberikan manfaat dan diterima bagi masyarakat di sekitar wilayah sekretariat rayon," ucapnya.
 

Stigma yang sering muncul, lanjut Alvian adalah PMII sebagai organisasi politik kampus selalu memiliki kepentingan politis bisa terpatahkan sedikit demi sedikit. 
 

"Pasalnya, Ngabers ini membuktikan bahwa PMII tidak hanya bergerak di dalam kampus,” ucap Alvian.


​​​​​​​Ia menekankan kepada kader-kader PMII agar terus bergerak membaur dan membawa dampak positif untuk masyarakat. 
 

"Minimalnya untuk masyarakat di sekitar lingkungan sekretariat rayon atau komisariat," terang mahasiswa angkatan 2019 itu.
 

Respons baik disampaikan oleh Siti Aminah, pengelola Taman TPQ Nurul Hidayah Ketawanggede, Malang. Pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi  kehadiran kader-kader PMII di TPQ-nya.
 

“Dengan hadirnya kader-kader PMII, membuat anak-anak lebih bersemangat mengaji dan belajar agama," sambungnya.
 

Selain mengaji, anak-anak juga mendapatkan pelajaran berupa cerita-cerita keislaman yang disampaikan dengan sangat unik dan menarik.
 

Penulis: Cheppy Eka Juniar


Editor:

Malang Raya Terbaru