• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 22 April 2024

Malang Raya

Pelajar NU Kota Malang Gelar Student Talk Pelajar Sadar Demokrasi

Pelajar NU Kota Malang Gelar Student Talk Pelajar Sadar Demokrasi
Student talk yang diselenggarakan oleh PC IPNU-IPPNU Kota Malang. (Foto: NOJ/Dokumen IPNU-IPNU)
Student talk yang diselenggarakan oleh PC IPNU-IPPNU Kota Malang. (Foto: NOJ/Dokumen IPNU-IPNU)

Malang, NU Online Jatim

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal menghitung hari, semakin banyak informasi hoaks hingga ujaran kebencian dari beberapa pihak.


Hal ini membuat Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) bergerak untuk mengadakan 'Student Talk' Pelajar Sadar Demokrasi. Kegiatan dipusatkan di Gedung Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma'had Aly Al-Hikam Kota Malang.


Ketua PC IPPNU Kota Malang, Lathifatul Muthohharoh mengatakan, dari jajaran pengurus dan pelajar hampir semua adalah orang yang pertama kali mengikuti pemilu. Setelah melihat arus teknologi terus berkembang di media sosial seperti membuat para kader masih simpang siur mengikuti arus.


"Teman-teman malah terbawa arus media sosial yang tidak berbobot. Kami dari IPNU-IPPNU Kota Malang berinisiasi untuk mengadakan sosialisasi atau pembekalan pemilih pemula," ujarnya, Sabtu (03/02/2024).


Usai kegiatan ini, dirinya berharap tidak terus mengkonsumsi hal-hal yang tidak penting. Terlebih saat mendapatkan informasi, perlunya untuk menyaring terlebih dahulu dan memahami agar tidak menimbulkan kesalahfahaman dan tidak serta-merta mengikuti informasi yang belum tentu kebenarannya.


Latifa mengaku, generasi Z saat ini mereka lebih ke fomo atau ikut-ikutan yang sedang trending saat ini diikuti. Sehingga bukan karena dasar yang jelas, ini sangat disayangkan sekali oleh Pelajar NU Kota Malang.


“Karena untuk menentukan pemimpin itu juga melalui pertimbangan yang sangat matang,” ungkapnya.


Perempuan yang sebelumnya menjadi Ketua PAC IPPNU Kecamatan Blimbing ini memaparkan, dalam Islam cara memilih pemimpin yang baik misalnya kader IPNU-IPPNU tidak menentukan pemimpin yang baik bisa menimbulkan madharat.​​​​​​​


Latifa tak lupa mengucapkan terima kasih banyak kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang dan STAI Ma'had Aly Al-Hikam yang telah ikut berkolaborasi. Sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi peserta.


​​​​​​​Sebagai informasi, tiga narasumber yang mengisi adalah Komisioner Bawaslu Kota Malang Muhammad Fuad Fahmi, Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Ma'had Aly Al-Hikam Kota Malang, serta Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Pengkaderan dan Pengembangan SDM Bellinka Shanaba Salsabella.


Malang Raya Terbaru