• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Malang Raya

Polri Datangkan Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan

Polri Datangkan Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigasi Kanjuruhan
Kompolnas untuk mengawasi kinerja tim investigasi tragedi Kanjuruhan. (Foto: NOJ/Miftachur R)
Kompolnas untuk mengawasi kinerja tim investigasi tragedi Kanjuruhan. (Foto: NOJ/Miftachur R)

Malang, NU Online Jatim
Demi memastikan kinerja tim investigasi tragedi Kanjuruan, Malang, Jawa Timur berjalan sesuai harapan, Polri mendatangkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Keberadaannya untuk mengawasi kinerja tim investigasi bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut tuntas tragedi yang menwaskan ratusan orang tersebut.


“Kompolnas didatangkan supaya kinerja tim investigasi berjalan secara transparan,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Senin (03/10/2022.


Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto menyampaikan, pihaknya sebetulnya sudah mendapatkan laporan resmi dari tim investigasi terkait pengusutan tragedi ini. Namun, Kompolnas juga ingin mengecek langsung ke lapangan.


"Kompolnas ingin melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Laporan resmi sudah diterima tapi kami ingin dialog dengan korban dan penonton. Kami juga bertemu dengan wartawan yang saat itu meliput dan supporter," kata Albertus Wahyurudhanto.


Kompolnas ingin mengetahui secara detail penyelenggaraan mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Adapun tim investigasi Polri sejauh ini masih bekerja keras untuk melakukan penyelidikan. 


Kompolnas sesuai perintah Ketua Kompolnas Mahfud MD, melakukan pengawasan terhadap kerja tim investigasi yang dibentuk Kapolri. Tim investigasi kini sedang bekerja keras untuk mengusut kasus ini. 


“Tupoksi Kompolnas adalah melihat secara detail penyelenggaraan acara mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi," ujarnya.


Dia menyampaikan bahwa investigasi bukan sekadar mencari siapa yang salah dalam tragedi ini. Melainkan menganalisa fakta yang ditemukan sebagai bahan pembelajaran untuk dunia sepak bola Indonesia ke depan.


"Nah, masalah soal keamanan, soal penyelenggaraan, soal penggunaan peralatan mengurai massa dinilai sah atau tidak, biarkan penyidik yang memutuskan. Kompolnas akan memantau," ujar dia.


Dirinya menegaskan bahwa hasil pengawasan yang dilakukan akan disampaikan secara transparan. Kompolnas tidak akan menutup-nutupi fakta yang ada.


"Tidak usah khawatir ada yang ditutup-tutupi, kami Kompolnas terbuka saja. Kita akan tanya secara detail ke semua petugas. Kita lihat secara seksama dan nanti hasilnya harus menjadi pembelajaran penting untuk kita semua," pungkasnya.


Editor:

Malang Raya Terbaru