• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 7 Juli 2022

Malang Raya

Ramadhan Sebaiknya Manfaatkan Gadget untuk Beribadah

Ramadhan Sebaiknya Manfaatkan Gadget untuk Beribadah
Foto: NOJ/ Madchan Jazuli
Foto: NOJ/ Madchan Jazuli

Malang, NU Online Jatim

Anak muda sekarang ini masih banyak yang terlalu bergantung kepada gadget. Padahal gadget bisa dipakai untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Di antaranya membaca Al-Qur'an, membaca buku bacaan bermanfaat hingga mendengarkan pengajian di YouTube. Sebaiknya selama bulan Ramadhan nanti kaum milenial bisa memanfaatkan gadget dengan baik.


Hal ini seperti yang diingatkan Kepala Pondok Pesantren Salafiyah Kota Pasuruan, Gus Abdul Aziz. "Tidak salah anak muda sekarang bermain gadget. Yang masalah kalau gadget tidak dimanfaatkan dengan baik," kata Gus Abdul Aziz saat ditemui dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Al Hikam Malang beberapa waktu yang lalu.


Hal itu sangat beralasan karena dengan gadget sangat mempermudah, baik beribadah dan bermuamalah dengan orang banyak. Ia mencontohkan, ketika sanak saudara mungkin berada di luar kota bahkan negara.


Berkomunikasi menggunakan handphone sangat memudahkan umat Islam. Supaya tetap menjaga silaturrahim bagi yang sudah jarang bertemu dengan adanya teknologi zaman sekarang lebih praktis dan tidak terbatas ruang dan waktu.


"Tinggal mengarahkan saja anak muda. Ya Ramadhan ini jalin, tetep orang tua yang tidak pernah dikabari atau sanak saudara yang tidak pernah dikunjungi. Monggo (silahkan, red) silaturrahim bisa membuka wawasan, pikiran, lingkungan yang hanya ketemunya itu-itu saja," ujarnya.


Menurut Gus Azis, dengan silaturrahim ketemu hal baru dengan orang lain, dapat ilmu, apalagi saudara jangan sampai tidak pernah bertemu, berkunjung. Lebih-lebih jangan hanya hitungannya materi akhirnya tidak pernah dikunjungi.


"Jangan hanya materi, ini karena kita sebagai makhluk sosial saling membutuhkan," pesan putra KH Idris bin Abdul Hamid Pasuruan.


Tidak hanya itu, ia menegaskan untuk bersilaturrahim tidak hanya ketika membutuhkan saja. Tetapi jalan terus komunikasi silaturrahmi, jauh dari itu juga merupakan Sunnah Nabi Muhammad SAW dengan bersilaturrahmi melapangkan rezeki.


"Orang yang suka bersilaturrahim, maka akan dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Sangat banyak sekali manfaatnya," tuturnya.


Ditanya soal Channel YouTube yang cocok, ia  merekomendasikan KH Bahauddin Nursalim atau yang lebih dikenal Gus Baha bisa jadi rujukan milenial untuk mengaji saat Ramadhan. Jika Instagram bisa melihat Habib Umar bin Hafidz dari Tarim Yaman, meskipun setiap orang mempunyai selera masing-masing dalam melihat sosial media.


"Alhamdulillah petuah beliau meskipun hanya potongan-potongan kecil dan sedikit, tapi bermakna sekali bagi saya," imbuhnya.


Gus Azis berpesan, kaum muda tidak boleh menunggu tua untuk memperdalam ilmu. Serta ibadah tidak menunggu tua, sama seperti halnya meninggal tidak menunggu tua. Jadi, seandainya memang masih merasa punya iman di dalam hati, kesempatan memperbaiki diri dimulai sedini mungkin tidak menunggu tua.


"Karena takutnya kita tidak pernah punya kesempatan itu lagi," tutupnya.


Editor:

Malang Raya Terbaru