• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Malang Raya

UIN Maliki Malang bakal Punya Kampus III di Batu

UIN Maliki Malang bakal Punya Kampus III di Batu
Peletakan batu pertama Kampus III UIN Maliki Malang di Kota Batu. (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Peletakan batu pertama Kampus III UIN Maliki Malang di Kota Batu. (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) bakal memiliki gedung baru untuk kampus III di Kota Batu. Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gedung Kampus III itu digelar pada Kamis (18/03/2022).


Turut hadir dalam acara itu Wakil Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Yahya Hasan Alqahtany dan CEO Saudi Fund for Development (SFD) Sultan bin Abdulrahman Almarshad beserta rombongan. Adapun dari Kemenag diwakili Sekjen Nizar Ali.


Zainuddin, Rektor UIN Maliki, menyampaikan rasa syukur kepada Allah dan juga berterima kasih kepada Kemenag RI atas kebijakan-kebijakan strategisnya dalam pengembangan pendidikan Islam.


"Kemenag ikut menebarkan moderasi Islam di Indonesia serta support restunya dalam pengembangan kampus UIN Maliki Malang," kata Prof Zainuddin.​​​​​​​


Zainuddin juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi atas jalinan kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi. Secara khusus dia berterima kasih kepada SFD atas dukungan konkret dalam proyek pengembangan kampus Islam yang berlogo Ulul Albab itu. 


"Semoga mulai awal hingga akhir proyek ini berjalan lancar dan tuntas," ungkapnya.


Dirinya juga meminta maaf atas penundaan pelaksanaan proyek karena pandemi Covid-19. Namun, UIN Maliki tetap bekerja karena proyek pengembangan ini merupakan program prioritas kampus, serta selalu siap berupaya agar proyek dapat berjalan dengan baik.


"UIN Maliki Malang sejak awal telah berkomitmen untuk mewujudkan visinya menjadi perguruan tinggi unggul bereputasi internasional dengan konsep integrasi ilmu dan agama," terangnya.​​​​​​


Zainuddin menambahkan, integrasi ilmu dan semua kegiatan berlandaskan ajaran dan nilai agama Islam yang berasal dari sumber aslinya, yaitu Al Quran dan Sunnah. Belum lagi kampus ini memiliki asrama pesantren mahasiswa yang disebut dengan ma’had yang dihuni oleh mahasiswa.


"Mahasiswa di ma'had belajar dan mengafal Al-Qur’an, hadits, Bahasa Arab, ilmu-ilmu, dan nilai-nilai keislaman lainnya serta sikap moderasi beragama sehingga UIN Malang menjadi kampus pertama di Indonesia yang memiliki ma’had (pesantren kampus)," imbuhnya.​​​​​​​


UIN Maliki Malang mengajarkan Bahasa Arab kepada seluruh mahasiswa dari berbagai jurusan tanpa terkecuali. Hal itu dilakukan agar mahasiswa mampu mengakses secara langsung pengetahuan hingga pemikiran Islam yang ditulis dengan Bahasa arab serta mampu menggali dari sumber aslinya yang memang berbahasa Arab yaitu Alquran dan Sunnah.


Sebagai informasi, UIN Maliki kini memiliki siswa internasional yang berasal dari 32 negara, termasuk dari Arab Saudi. Jumlah mahasiswa aktif yang terdaftar di UIN Maliki sekitar 19.500 orang, terdiri dari program sarjana, magister dan doktor.


Ada sekitar 120.000 calon mahasiswa yang mendaftar. Namun karena terbatasnya bangunan fisik hingga hanya dapat menerima sekitar 3.700 mahasiswa saja. Oleh karena itu, proyek pengembangan SFD ini sangat signifikan dan bermanfaat.


Malang Raya Terbaru