• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 1 Juli 2022

Matraman

Musik di Mata Pengurus IPNU UIN Tulungagung

Musik di Mata Pengurus IPNU UIN Tulungagung
Muhammaf Dzulikfli atau Kevin, pengurus IPNU UIN Tulungagung penyuka musik. (Foto: NOJ/Yulia Novita Hanum)
Muhammaf Dzulikfli atau Kevin, pengurus IPNU UIN Tulungagung penyuka musik. (Foto: NOJ/Yulia Novita Hanum)

Mojokerto, NU Online Jatim

Hari Musik Nasional jatuh pada Rabu, 9 Maret 2022. Bagi Muhammad Dzulkifli Anugrah, Direktur Pers dan Penerbitan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, selain hiburan, musik memiliki banyak manfaat.

 

Kevin, sapaan Muhammad Dzulkifli Anugrah, mengaku suka musik sejak di bangku sekolah Madrasah Tsanawiyah. Menurutnya, adanya musik juga menjadi salah satu cara untuk menghibur diri, penyemangat, saran untuk memotivasi diri, hingga yang lainnya.

 

“Akhirnya di IPNU-IPPNU saya bertemu dengan kader yang sama-sama menyukai dunia musik. Hingga di PAC Mojowarno terbentuklah grub band bernama NU Voice yang personelnya salah satunya adalah saya sebagai pemegang piano,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Kevin, menjelaskan, musik bisa menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan ide dan juga emosi yang ada di dalam tubuh. Misalnya, seperti ekspresi suka-duka, amarah, pikiran, dan lain sebagainya.

 

“Musik secara tidak langsung bisa menyenangkan hati, membuat rasa puas dan bisa menjadi tempat hiburan tersendiri bagi saya, bisa disebut healing juga,” jelasnya.

 

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam UIN Satu Tulungagung itu mengungkapkan, bermusik itu asyik. Semua alat musik itu berbeda, berbeda musical tuning dan cara memainkannya, makanya harus dijadikan satu agar unsur satu dengan yang lainnya selaras, sehingga menghasilkan karya yang indah untuk orang lain dapat menikmatinya.

 

“Kita semua menyukai musik, genre apapun tergantung selera. Musik adalah teman disaat senang dan susah, musik adalah penyemangat kerja, penyembuh sakit hati atau bahkan sekedar teman untuk meramaikan suasana, biar gak sepi. begitulah musik, semua orang bebas memaknainya masing-masing,” ungkapnya.

 

Di Hari Musik, dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para musisi, komposer, penyanyi, dan penikmat musik yang telah memberikan kesegaran lewat alunan nada yang indah. Keragaman musik Indonesia adalah kekayaan dan aset yang harus terus dikembangkan untuk mengiringi perjalanan bangsa ini

 

“Tentunya saya berharap, dapat menjadikan masyarakat Indonesia lebih mencintai dan menghargai karya-karya anak bangsa,” tandasnya.


Matraman Terbaru