• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 27 Mei 2022

Matraman

Ansor Nganjuk Ajak Nahdliyin Renungkan Kembali Makna Pancasila

Ansor Nganjuk Ajak Nahdliyin Renungkan Kembali Makna Pancasila
Ketua GP Ansor Nganjuk dalam dialog tentang kesaktian Pancasila. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)
Ketua GP Ansor Nganjuk dalam dialog tentang kesaktian Pancasila. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nganjuk, Mohammad Rifai mengajak Nahdliyin di momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober sebagai refleksi bagi seluruh anak bangsa untuk kembali memaknai nilai-nilai luhur yang terdapat dalam Pancasila.

 

"Hal tersebut penting dilakukan agar nilai luhur Pancasila dapat kita implementasikan dengan maksimal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya kepada NU Online Jatim, Jumat (01/10/2021).

 

Disampaikan Rifai, Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap 1 Oktober sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153/Tahun 1967. Momen ini berawal dari tragedi 30 September 1965 yang disusul sejumlah rangkaian pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok Islam konservatif dan kelompok komunis yang berupaya merongrong dasar negara Pancasila.

 

“Namun, berkat usaha tak kenal lelah seluruh elemen bangsa, khususnya santri dan ulama pesantren, Pancasila sebagai konsensus bangsa tetap sakti di tengah gempuran ideologi-idologi yang bertolak belakang dengan kemajemukan Indonesia,” terangnya.

 

Peran ulama pesantren, lanjut Rifai, tidak hanya berperan menyusun dasar negara Pancasila, tetapi juga memperjuangkan dan mempertahankannya hingga kini. Ia meyakini, nilai-nilai yang terkandung dalam dasar negara yang diperjuangkan ulama itulah yang membuat bangsa Indonesia tangguh menghadapi berbagai problematika kehidupan.

 

Disebutkan oleh Rifai, bahwa seyogyanya kecintaan pada Pancasila dapat dimulai dari membangun rasa cinta untuk orang-orang di sekitar, khususnya keluarga sebagai institusi terkecil. 

 

“Sebab, dengan spirit ini dapat menjadi dasar moral bangsa dalam mendukung ketahanan nasional, sehingga terwujud Indonesia tangguh dan tumbuh,” pungkasnya.

 

Penulis: Hafidz Yusuf


Matraman Terbaru