• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 31 Januari 2023

Matraman

Banser Ponorogo Bentuk Relawan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Banser Ponorogo Bentuk Relawan Pemulasaraan Jenazah Covid-19
Banser Ponorogo saat bertugas jadi relawan pemulasaraan jenazah Covid-19. (Foto: nuponorogo.or.id).
Banser Ponorogo saat bertugas jadi relawan pemulasaraan jenazah Covid-19. (Foto: nuponorogo.or.id).

Ponorogo, NU Online Jatim

Penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Ponorogo lumayan tinggi. Sebagaimana yang terjadi di beberapa daerah, jumlah kasus justru melampaui kapasitas lima Rumah Sakit (RS) rujukan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

 

Hal ini memantik kesadaran dan kepedulian Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setempat untuk turut membantu tenaga kesehatan yang bertugas.

 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Ponorogo, Sudarsono mengatakan, inisiatif ini dilakukan mengingat kurangnya petugas di sejumlah RS rujukan Covid-19 dibanding dengan banyaknya pasien Covid-19. Apalagi menurutnya, angka kematian sebab Covid-19 di Ponorogo masih tinggi.

 

“Akhirnya kami melakukan komunikasi dengan beberapa pihak, baik dengan pihak RS rujukan, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), dan PCNU setempat,” ujarnya dilansir nuponorogo.or.id, Selasa (27/07/2021).

 

Dari hasil komunikasi tersebut, menurut Sudarsono, dihasilkan keputusun untuk memberikan pelatihan terlebih dahulu kepada personil Banser yang siap bertugas. Maka dari itu, beberapa waktu berselang langsung mengirim tujuh orang personil Banser untuk mengikuti pelatihan RS Umum Darmayu Ponorogo.

 

Di antara  personil tersebut ialah, Azis Sustiawan (Ketua Banser Husada Ponorogo), Rohmat A (PAC Sukorejo), Fajar (PAC Siman), Nahrowi (PAC Badegan), Harianto (PAC Kota), Abdul Rozak (PAC Pudak), dan Khoirul Anam (PAC Pudak).

 

“Insya Allah kita siap menjadi relawan. Dan kebetulan, pasca selesai pelatihan ada pasien Covid-19 yang meninggal. Jadinya mereka langsung bertugas,” tegas Ndan Jabrik, sapaan karib Sudarsono.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ponorogo, Samsul Ma’arif menuturkan, untuk merekrut relawan khusus pemulasaraan jenazah Covid-19, pihaknya mengaku agak kesulitan. Mengingat tingginya resiko yang harus ditanggung oleh relawan.

 

“Tapi alhamdulillah, ada sejumlah kader Banser yang militan dan bersedia menanggung tanggung jawab ini,” ungkap Samsul.

 

Dikatakan oleh Samsul, bahwa relawan pemulasaraan dari Banser tersebut dalam waktu dekat juga akan membantu penanganan Covid-19 di RS Muslimat NU.

 

 

“Insya Allah, dalam waktu dekat, kita akan kirim personil juga untuk membantu di RS Muslimat,” pungkasnya.


Matraman Terbaru