• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Matraman

Begini Cara Santri di Jombang Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Begini Cara Santri di Jombang Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Para santr saat bakti sosial di komplek GKJW Bongsorejo, Diwek, Jombang. (Foto: Muhammad Nur Rofiq)
Para santr saat bakti sosial di komplek GKJW Bongsorejo, Diwek, Jombang. (Foto: Muhammad Nur Rofiq)

Jombang, NU Online Jatim

Para santri dan santriwati Pondok Pesantren Mambaul Hikam Jatirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang melakukan kegiatan sosial di Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Bongsorejo, Senin (06/06/2022). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day).


Kegiatan sosial yang dilakukan para santri dan santriwati yakni membuat biopori (resapan air), penanaman pohon dan gerakan sedekah botol atau plastik yang nantinya akan disulap menjadi kerajinan tangan yang menarik.


Sebab, apabila sampah dikelola dengan baik, justru bisa menjadi teman dan menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat. “Tapi kalau tidak dikelola dengan tidak baik, sampah bisa menjadi musuh yang bisa jadi sumber penyakit dan sumber bencana," kata Surya Alam Maulana, salah satu perwakilan santri.


Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memupuk persaudaraan antar umat beragama. “Kegiatan ini merupakan bentuk upaya kepedulian kita semua terhadap lingkungan alam di sekitar kita,” ujarnya.


Tri Kridhaningsih, Pendeta di GKJW Bongsorejo menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, agenda ini akan memberikan motivasi dan inspirasi kepada warga jemaat dan masyarakat sekitar untuk mencintai lingkungan sekitar.


"Sehingga hal semacam ini, melatih kita semua untuk belajar hidup sehat dengan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan," katanya.


Ika Zubaidi berharap, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran tentang kepedulian untuk menjaga lingkungan alam di sekitar.


"Budaya peduli bersih lingkungan ini mudah-mudahan bisa oleh semua warga masyarakat, sehingga nanti tidak ada lagi sampah yang berserakan di mana-mana," tandasnya.


Penulis: Muhammad Nur Rofiq


Editor:

Matraman Terbaru