• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 17 Agustus 2022

Matraman

Berkat Khidmat, Sekretaris LP Ma’arif NU Nganjuk Jadi kepala Madrasah

Berkat Khidmat, Sekretaris LP Ma’arif NU Nganjuk Jadi kepala Madrasah
Wahyu Irvana saat menerima SK Kepala Madrasah Aliyah Al Hidayah (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)
Wahyu Irvana saat menerima SK Kepala Madrasah Aliyah Al Hidayah (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim
Wahyu Irvana dikenal sebagai guru yang berprestasi. Selama menjadi guru, mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ini juga berkhidmat menjadi Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Nganjuk. Menariknya, saat ini ia ditunjuk sebagai Kepala di salah satu Madrasah NU di Nganjuk.

 

“Tentu semuanya kaget, saya juga tidak pernah berpikir sedikit pun untuk mengisi posisi ini. Bagi saya ini posisi yang berat karena Madrasah Aliyah Al-Hidayah adalah madrasah yang besar dan berkualitas, sedangkan saya belum pantas,” ungkapnya kepada NU Online Jatim, Selasa (06/07/2022).

 

Wahyu menceritakan, menjadi kepala madrasah memang adalah yang pertama kali baginya, namun posisi sebagai pembantu atau pelayan madrasah sudah puluhan tahun ia lakukan. Setidaknya ia sudah tahu strategi madrasah dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

 

“Secara garis besar kami akan meneruskan dari program program kepala madrasah sebelumnya yaitu Bu Nyai Wahibah sehingga bisa menjadi madrasah berstandar Nasional,” kata magister lulusan Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Kediri ini.

 

Alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ula Nglawak ini mengatakan, kunci sukses dirinya terpilih sebagai Kepala MA Al-Hidayah, Baron, Nganjuk berkat ketekunan belajar dan senang berorganisasi, khususnya selama berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Ia juga mengatakan hal itu tak lepas dari doa yang selalu dipanjatkan para gurunya.

 

“Alhamdulillah, berada di titik ini adalah sebuah penyemangat untuk terus belajar dan berkhidmat,” sambungnya.

 

Adapun program yang akan dilaksanakan adalah melanjutkan platform Aswaja NU, pengembangan IT, peningkatan mutu baik teknologi, media, metode, serta terwujudnya delapan pilar pendidikan diantaranya  standar isi, kompetensi lulusan, proses pendidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan pendidikan, penilaian pendidikan serta standar pendidik dan tenaga kependidikan.

 

“Kami berharap tahun pelajaran baru kita dapat  menambah program unggulan lain yakni program madin terintegrasi madrasah, program tahsin Al-Qur'an terintegrasi madrasah, program literasi digital berintegrasi madrasah dan banyak program lain termasuk program informasi, mohon doanya,” pungkasnya.


Matraman Terbaru