• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Maret 2024

Matraman

Halaqah Falakiyah PBNU Diharap Jadi Solusi Awal Ramadhan dan 2 Hari Raya

Halaqah Falakiyah PBNU Diharap Jadi Solusi Awal Ramadhan dan 2 Hari Raya
Halaqah falakiyah di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: NOJ/Zen Muhammad)
Halaqah falakiyah di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Ponorogo, Jawa Timur. (Foto: NOJ/Zen Muhammad)

Ponorogo, NU Online Jatim

Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU), KH Sirril Wafa mengatakan, Halaqah Falakiyah diharapkan mampu memberikan solusi akan perbedaan awal puasa Ramadhan dan dua hari raya.


Menurutnya, dalam beberapa tahun masalah persoalan umat mengenai beda hari Ramadhan dan hari raya tidak kunjung terselesaikan. Padahal konsep-konsep penyatuannya sudah ada.  


"Jadi masalahnya memang bukan hanya dari kaedah-kaedah itu, bukan. Tapi karena kita belum siap bersatu, karena itu kan," katanya di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Ponorogo, Jawa Timur. 


Hal ini dikarenakan kemajemukan organisasi masyarakat yang ada. Untuk dipersatukan menjadi sulit. 


"Karena itu kembali ke usul fikih, sesuatu yang tidak dijangkau semuanya tapi jangan ditinggalkan semuanya. Jadi setidak-tidaknya kita mengambil kaedah ini untuk penyatuan, mana yang mau sama kita bersama-sama, yang belum bisa bersatu ya sudah biarkan," terangnya. 


Menurutnya, dengan diadakannya halaqah tersebut, ia optimis dan berharap suatu saat ada kebersamaan dalam mengawali Ramadhan maupun hari raya.


"Hasil Muktamar di lampung itu semuanya untuk solusi, kalau kita jawab di sini tidak cukup waktunya. Artinya, hasil dari halaqah inilah nantinya kita teruskan,” paparnya.


Sebagai informasi, Halaqah Falakiyah ke-2 bertajuk ‘Nahdlatul Ulama di Tengah Pusaran Perbedaan Awal Puasa Ramadhan dan Dua Hari Raya’ ini diikuti dari berbagai pesantren yang ada di Jawa-Madura dan Jawa Tengah. Kemudian dilaksanakan selama dua hari mulai Jum’at-Ahad, (08-09/12/2023). 


Matraman Terbaru