• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Matraman

Ingatkan Peran Ibu Nyai dan Ning, RMINU Nganjuk Gelar Silaturahim

Ingatkan Peran Ibu Nyai dan Ning, RMINU Nganjuk Gelar Silaturahim
Suasana silaturahim ibu nyai dan ning yang difasilitasi PC RMINU Nganjuk. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)
Suasana silaturahim ibu nyai dan ning yang difasilitasi PC RMINU Nganjuk. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim
Sejumlah ibu nyai dan para ning atau nawaning dari beberapa pesantren menggelar silaturahim daerah. Kegiatan dilaksanakan secara virtual yang difasilitasi Pengurus Cabang (PC) Rabithah M’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Nganjuk, Ahad (05/08/2021). 

 

Ketua PC RMINU Nganjuk Ridwan Baidlowi mengatakan melalui ruang tersebut sesama pengasuh pesantren dapat saling bertukar informasi. Sehingga akan dapat mengembangkan lembaga pendidikan yang dikelola.

 

"Karena itulah berkumpulnya para bu nyai dan nawaning di silaturahim ini sangat penting untuk mengembangkan pesantren di Kabupaten Nganjuk," ucapnya.

 

Dengan silaturahmi, lanjut Gus Ridwan, diharapkan muncul pemahaman beragama yang mampu mendukung kemajuan bangsa.

 

“Lebih dari itu, melalui peran dan strategi ibu nyai, gerakan radikalisasi yang mengatasnamakan agama bisa dicegah,” ujarnya.

 

Gus Ridwan berharap, acara memiliki gaung. Dengan begitu, perannya bisa benar-benar meluas dan mengakar kuat.

 

“Melalui RMI putri, perempuan juga harus merumuskan visi bersama untuk memajukan peran NU dalam membangun bangsa,” tegasnya.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk KH Moh Hasyim Afandi, mengapresiasi acara ini. Bahwa peran ibu nyai dan ning penting dalam mewujudkan kemandirian pesantren.

 

“Kemajuan zaman yang kompleks membutuhkan peran dari para pengasuh pesantren, di antaranya adalah ibu nyai dan nawaning,” tuturnya.

 

Menurutnya, perempuan memiliki peran vital karena merupakan madrasah pertama bagi keluarga. Juga disebut tiang negara lantaran perannya sangat besar dalam kemajuan bangsa.

 

Kegiatan yang difasilitasi Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdatul Ulama Kabupaten Nganjuk tersebut mengusung tema Awal Bersatunya Bu Nyai Pilar Kekuatan Negeri.

 

Penulis: Hafidz Yusuf
Editor: Syaifullah


Editor:

Matraman Terbaru