• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Juli 2022

Matraman

Ketua NU Nganjuk Sebut Kemandirian Ekonomi Masih Jadi Tantangan

Ketua NU Nganjuk Sebut Kemandirian Ekonomi Masih Jadi Tantangan
KH Moh Hasyim Afandi, Ketua PCNU Nganjuk. (Foto: NOJ/ Hafidz Yusuf)
KH Moh Hasyim Afandi, Ketua PCNU Nganjuk. (Foto: NOJ/ Hafidz Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Nahdlatul Ulama (NU) memiliki potensi sosial ekonomi yang sangat besar. Apabila potensi yang dimiliki NU itu dapat dimaksimalkan, maka cita-cita kemandirian utamanya untuk umat dapat direalisasikan. Optimalisasi segenap energi itu akan menjadi bekal berharga bagi NU untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman di masa depan.
 

Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk KH Moh Hasyim Afandi saat memberikan sambutan acara musyawarah kerja Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Nganjuk di Pondok Pesantren Darul Ihsan Payaman, Sabtu (25/12/2021).
 

“Dapat kita lihat bersama warga NU Jawa Timur sukses mengumpulkan Koin Muktamar sebesar Rp 2,9 miliar. Jumlah ini terbesar di antara daerah-daerah lainnya. Ini salah satu wujud potensi kemandirian ekonomi NU sangat besar,” ujar Abah Hasyim.
 

Disampaikan Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul ‘Ula tersebut, keinginan menjadikan NU sebagai organisasi yang mandiri dapat dicapai dengan beberapa cara. Salah satunya dengan menciptakan sinergitas seluruh komponen NU. Dengan demikian diharapkan sesama kader saling mendukung demi mengupayakan maslahat NU.
 

“Sinergi antar pengurus, antar lembaga dan banom, atau menjalin sinergi dengan mitra strategis seperti pemerintah dan lain sebagainya yang penting membawa manfaat,” imbuhnya.
 

Mengamati kondisi warga Indonesia, mayoritas adalah nahdliyin yang berada dalam kemiskinan atau keterbatasan ekonomi dan di pedesaan. Maka dari itu pengembangan ekonomi berbasis kebersamaan dan keumatan menjadi satu alasan kursial. Terutama kala dihadapkan dengan perubahan tak terduga seperti pandemi saat ini.
 

“Dengan semangat inovasi ekonomi yang sudah kita lakukan saat ini, baik melalui gerakan koin dan atau Baitul Mal wa Tanwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) akan mengantarkan keberhasilan ekonomi, baik secara personal atau jamiyah,” tuturnya.
 

Abah Hasyim berharap dengan usia NU yang hampir memasuki seratus tahun akan semakin profesional untuk melayani umat.
 

 

“Kemandirian ekonomi akan  menjadi kado istimewa dalam momentum satu abad Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.


Editor:

Matraman Terbaru