• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Matraman

Lahirkan Kader Militan, Ansor di Pacitan Gelar Diklatsar

Lahirkan Kader Militan, Ansor di Pacitan Gelar Diklatsar
Penyematan tanda peserta Diklatsar PAC GP Ansor Tegalombo, Pacitan. (Foto: NOJ/Anwar S)
Penyematan tanda peserta Diklatsar PAC GP Ansor Tegalombo, Pacitan. (Foto: NOJ/Anwar S)

Pacitan, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Tegalombo, Pascitan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Kegiatan dipusatkan di Lapangan Dusun Kaliogan, Desa Pucangombo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan sejak Jumat hingga Ahad (12-14/03/2021).

Diklatsar resmi dibuka selepas shalat Jumat dengan dihadiri beberapa tokoh. Di antaranya, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Pacitan, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), ketua PAC terdekat, Ketua Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), sesepuh NU Tegalombo, kepala dusun, juga tokoh masyarakat setempat.

Sebanyak 38 orang telah mendaftarkan diri sebagai peserta Diklatsar, 30 di antaranya laki-laki, dan 8 lainnya perempuan.

Ketua PAC GP Ansor Tegalombo Ahmad Sidiq menyampaikan bahwa Diklatsar memberikan kesempatan yang luas bagi para pemuda daerah untuk menggembleng mental dan spiritualnya menjadi generasi atau kader militan dan cinta Tanah Air.

"Kegiatan seperti ini sangat baik dan harus dilaksanakan setiap tahun. Karena untuk menambah kader-kader militan itu tidak hanya satu kali dilaksanakan," katanya.

Kegiatan yang bertemakan 'Membangun kader yang militan, cinta tanah air, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan berfaham Ahlussunah Wal Jamaah' ini dilaksanakan dengan menaati protokol kesehatan.

"Walaupun kondisi Covid-19 seperti ini, namun dengan berbagai pertimbangan dan tanggung jawab organisasi. Maka, kegiatan Diklat tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

Harapannya dari Diklat ini akan terbentuk kader yang mempunyai karakter kuat dan tangguh karena sangat dibutuhkan dalam perjalanan berbangsa dan bernegara. Juga kelak mampu mengabdikan diri terhadap NU dan negara dengan ikhlas.

"Harapan saya adalah kader-kader yang sudah mengikuti Diklat ini tidak hanya selesai sampai sini, akan tetapi harus naik ke jenjang selanjutnya. Karena kader yang saat ini mengikuti Diklat akan menjadi pimpinan di masa yang akan datang. Semua kader harus ikhlas dalam mengabdikan diri untuk NU dan NKRI," pungkasnya.
 

Penulis: Anwar Sanusi

Edfitor: Syaifullah


Editor:

Matraman Terbaru