• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 25 Mei 2022

Matraman

Lahirkan Pemimpin Berakhlakul Karimah, LP Ma'arif NU Nganjuk Gelar LDK

Lahirkan Pemimpin Berakhlakul Karimah, LP Ma'arif NU Nganjuk Gelar LDK
Suasana apel pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) LP Ma'arif NU Nganjuk (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)
Suasana apel pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) LP Ma'arif NU Nganjuk (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Sebanyak 125 siswa di 27 lembaga pendidikan ditempa dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Nganjuk pada Jumat-Sabtu (19-20/11/2021). Kegiatan LDK tersebut dilaksanakan selama tiga hari di Bumi Pelatihan Cepoko, Berbek, dengan peserta siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Nganjuk.

 

Ketua LP Ma'arif NU Nganjuk Eko Cahyono, mengatakan kegiatan tersebut guna menekankan budaya kedisiplinan, kecermatan, tanggung jawab dan kemampuan manajerial yang sesuai dengan jenjang mereka.

 

“LDK ini juga dapat menciptakan calon-calon pemimpin yang memiliki akhlak mulia berakidah ahlussunah wal jamaah,” ujarnya.

 

Dirinya juga mengatakan, tujuan pendidikan ini adalah agar para siswa dapat memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu. Kemudian mampu menjadi seorang pemimpin yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, dan mau melayani.

 

“Tujuan tersebut dapat dilihat selama acara berlangsung. Mulai dari ketegasan, disiplin waktu yang dilakukan oleh panitia dan peserta, tanggung jawab dalam mengikuti rangkaian acara, dan lain sebagainya," kata Alumnus Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang tersebut .

 

Sementara itu, Sekretaris LP Ma'arif NU Nganjuk Wahyu Irvana memastikan, melalui kegiatan tersebut anak-anak dibekali dengan wawasan pencegahan terhadap radikalisme, intoleransi, ekstrimisme dan terorisme sejak dini dengan upaya-upaya yang tepat dan bijak.

 

Menurut Irvan, aksi intoleran maupun radikal akan masuk dan tumbuh subur di tengah masyarakat yang tidak kritis. Sebab, mereka akan menelan mentah informasi tanpa melakukan pengecekan kembali. 

 

"Agar milenial tidak terpapar paham radikalisme mereka harus diberi kesibukan, kegiatan, dan aktivitas terbuka. Dengan demikian, sesuatu yang membelenggu pikirannya akan lebih terurai ketimbang diam," pungkasnya.


Matraman Terbaru