• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Matraman

MA Ma’arif di Ponorogo Borong Juara Ajang KTI se-Jatim

MA Ma’arif di Ponorogo Borong Juara Ajang KTI se-Jatim
Siswi MA Ma'arif Nahdlatul Ummah (MAMNU) Ponorogo juara ajang KTI se-Jatim. (Foto: NOJ/ Husnul Khotimah)
Siswi MA Ma'arif Nahdlatul Ummah (MAMNU) Ponorogo juara ajang KTI se-Jatim. (Foto: NOJ/ Husnul Khotimah)

Ponorogo, NU Online Jatim

Madrasah Aliyah Ma’arif Nahdlatul Ummah (MAMNU) Ponorogo turut berpartisipasi dalam kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diselenggarakan oleh Universitas Widya Kartika Surabaya. Dan, MAMNU Ponorogo berhasil memborong 2 juara sekaligus, yakni juara 1 dan 2 saat pengumuman dilansungkan, Sabtu (25/09/2021).

 

Elmalia Aldayanti, siswa MAMNU Ponorogo yang juara 1 lomba KTI mengatakan, sewaktu melihat pamflet ada perlombaan KTI, adrenalin dirinya langsung tertantang untuk ikut serta.

 

“Akhirnya, saya pun bersama seorang teman mengikuti lomba KTI se-Jatim ini,” ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Meski atas dasar kemauan sendiri, bukan berarti  semuanya berjalan mulus. Ada saja rintangan yang dihadapi. Bahkan, sempat membuat dirinya putus asa dan akan menyerah. Meski akhirnya rintangan tersebut berhasil dilewati hingga akhirnya juara.

 

“Saat pengerjaan proposal penelitian, kami sempat mau menyerah karena sulitnya membagi waktu antara belajar, kegiatan pondok dan mengerjakan tugas yang lainnya. Namun, kami tetap berusaha dan alhamdulillah perjuangan kami tidak sia-sia,” imbuhnya.

 

Ia menceritakan, bahwa dalam lomba tersebut terdapat terdapat 10 kelompok yang berhasil melewati babak penyisihan. Kemudian disisakan enam kelompok di babak semi final, hingga tersisa tiga kelompok di babak final.

 

“Alhamdulillah, dari tiga kelompok di babak final tersebut 2 juara di antaranya adalah kelompok dari MAMNU Ponorogo. Yakni juara 1 atas nama  saya dan Annida Salma dengan judul ‘Nigella Sativa Sebagai Inovasi Olahan Produk Herbal Kue Bolu’,” tuturnya.

 

“Sedangkan Septia Irawati dan Nurul Kasanah mendapat juara 2 dengan judul ‘Ice Cream Temulawak Sebagai Produk Herbal Berpotensi Bisnis’,” tambah Elmalia.

 

Proses riset yang dilakukan siswa MAMNU Ponorogo dimulai dengan banyak menggali referensi dan melakukan percobaan-percobaan. Beberapa kali percobaan menuai kegagalan. Namun, dari kegagalan itulah memantik semangatnya agar lebih kuat dan mencari sumber dari kegagalan tersebut untuk dicarikan solusi.

 

Elmalia menyebutkan, bahwa ide awal terkait risetnya tersebut bermula dari browsing di internet terkait tema tanaman herbal. Akhirnya diputuskan untuk herbal jinten hitam.

 

“Jinten hitam ini terkenal sebagai obat mujarab yang juga disebutkan dalam hadits Rasulullah saw. Kita juga memakai bolu karena termasuk makanan yang diminati banyak orang,” ungkap Elmalia.

 

Elmida Nismawandani selaku pembimbing lomba berharap, agar ke depan siswa-siswi MAMNU Ponorogo bisa mengembangkan bakatnya dalam ajang-ajang sejenis.  

 

“Kami harap siswa-siswi MAMNU bukan hanya sekedar bisa, tapi juga mampu untuk bersaing dengan menunjukkan kebolehan mereka lewat ajang-ajang perlombaan seperti ini, agar bisa membawa MAMNU lebih maju,” ujarnya.

 

 

Diketahui, MAMNU Ponorogo merupakan sekolah yang berbasis riset. Seluruh anak didik didorong untuk berpikir ilmiah. Oleh karenanya, MAMNU Ponorogo membekali siswanya dengan karya tulis melalui progam Kemah Research Madrasah (Karima). Di Karima, para siswa diajari untuk melakukan observasi dan studi kasus.

 

Selain itu, setiap akhir kelas XII kerap diadakan ujian munaqosah KTI sebagai syarat kelulusan. Hal ini sesuai dengan visi madrasah, yaitu Unggul dalam Penguasaan Iptek, Berakhlakul Karimah, dan Berbudaya.


Matraman Terbaru