• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Matraman

Mujahadah Kader NU, Doa untuk Negeri dan Menyambung Sanad

Mujahadah Kader NU, Doa untuk Negeri dan Menyambung Sanad
Mujahadah Kader NU. (Foto: NOJ/Zen)
Mujahadah Kader NU. (Foto: NOJ/Zen)

Ponorogo, NU Online Jatim
Gerimis tak menyurutkan tekad peserta Mujahadah Kubro 9999 Kader NU se-Jawa Timur. Mereka enggan untuk membubarkan diri dari lapangan parkir Ronggowarsito, Komplek Makam Kiai Ageng Muhammad Besari, Ahad (19/06/2022). 

 

Acara yang diawali dengan mahallul qiyam oleh kelompok banjari Lesbumi NU Ponorogo memberikan sensasi semangat untuk menundukkan wajah seraya memohon kepada Allah untuk kelancaran acara akbar kader NU Se-Jatim. Para kader nampak semakin merapatkan barisan saat Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Anwar Manshur dan pengurus harian PWNU Jatim menaiki panggung yang disediakan panitia. 

 

Usai gelaran tersebut Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar mengajak seluruh kader NU tetap kompak, berkomitmen menjaga keaswajaan, kemanusiaan dan ke-Indonesiaan. 

 

"Karena tidak mungkin Indonesia dan NU berperan di dunia untuk mendamaikan dan memberi kemanfaatan jika di dalamnya masih tidak kondusif," katanya kepada awak media.

 

Yang kedua, Kiai Marzuki mengungkapkan dengan adanya istighotsah dan munajat ini, PWNU Jatim ingin umat tersambung dengan ulama-ulama kuno. 

 

"Di antara zaman Walisongo dengan zaman Syaikhona Kholil dan Mbah Hasyim Asy'ari itu ada ulama-ulama yang perannya besar, tentu kita ingin menyambung kepada beliau," ungkapnya.

 

Ia menambahkan ke depan kegiatan semacam ini bisa digelar di Madura seperti di Batu Ampar atau Sunan Cendono Kuanyar. Kemudian di Banyuwangi ada juga Mbah Basyar.

 

"Biar umat ini tidak putus maka terus kita sambungkan," pungkasnya.


Matraman Terbaru