• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Matraman

Ngaji Bareng NU Nganjuk Bahas Tantangan Pendidikan di Lingkungan Industri

Ngaji Bareng NU Nganjuk Bahas Tantangan Pendidikan di Lingkungan Industri
Ngaji bareng elemen NU Nganjuk bahas tantangan pendidikan di daerah industri. (Foto: NO/ Haafidh NS Yusuf)
Ngaji bareng elemen NU Nganjuk bahas tantangan pendidikan di daerah industri. (Foto: NO/ Haafidh NS Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim
Kemajuan industri di Kabupaten Nganjuk yang kian pesat tentu perlu diiringi dengan kebutuhan sumber daya manusia memadai dengan kompetensi yang sesuai. Sehingga keberadaan sekolah dalam kawasan industri merupakan hal mutlak yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia ke depan.


Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk, M Ali Anwar usai acara Ngaji Industri bertajuk ‘Industri dan Peluang Pendidikan’ di Pondok Pesantren Darul Ulum Sanggraham, Gondang, Nganjuk, Selasa (19/07/2022).


Kegiatan yang digelar Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU, dan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Nganjuk ini dimaksudkan guna mendampingi lembaga pendidikan milik Nahdliyin yang berada di kawasan industri.


“Kami berharap adanya sekolah NU yang memiliki visi untuk mencetak siswa sesuai dengan kebutuhan industri dan berjiwa wirausaha,” tuturnya kepada NU Online Jatim.


Dekan Fakultas Ushuludin Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Diponegoro ini menjelaskan, untuk menjawab tantangan globalisasi maka dibutuhkan sumber daya manusia yang berkarakter handal dan berdaya saing tinggi. 


Oleh karena itu, pendidikan harus dirancang sedemikian rupa agar memungkinkan para anak didik dapat mengembangkan skill yang dimiliki secara alami sebagai bekal hidup di lingkungan industri.


“Artinya lingkungan NU harus menyiapkan pendidikan unggul, disiplin, dan bermutu yang memiliki budaya dan semangat industri. Di samping itu, lembaga pendidikan tersebut juga dapat melayani masyarakat kelas ekonomi menengah ke atas,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua ISNU Nganjuk Budi Harianto berharap, lembaga pendidikan di lingkungan NU siap menghadapi industri yang ada di Nganjuk melalui kurikulum yang menyesuaikan zaman. Tentu pula, dengan tanpa meninggalkan kekhasan lembaga pendidikan NU.


“Kami dengan lembaga PCNU yang lain akan terus berupaya melakukan riset berlanjut terkait dampak industri terhadap dunia pendidikan di Nganjuk, serta mengkaji kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman,” pungkas Dosen Universitas Islam negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung ini.


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Nganjuk, Munawir dan Wakil Rais PCNU Nganjuk sekaligus aktivis pendidikan, KH Roni Syaroni.


Matraman Terbaru