• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 21 Mei 2022

Matraman

Pacu Profesionalitas, PCNU Nganjuk Gelar NU Award 2022

Pacu Profesionalitas, PCNU Nganjuk Gelar NU Award 2022
Peserta mengikuti kegiatan NU Award PCNU Nganjuk (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)
Peserta mengikuti kegiatan NU Award PCNU Nganjuk (Foto: NOJ/Haafidh Nur Siddiq Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk menggelar ‘NU Award 2022’ guna memacu profesionalitas dan memeriahkan Hari Lahir (Harlah) NU ke 96 masehi. Kegiatan itu diikuti oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Lembaga, dan Badan Otonom (Banom) se-Kabupaten Nganjuk pada Sabtu-Ahad (29-3-/01/2022).

 

“Kegiatan ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Kami melihat bagaimana para pengurus di setiap tingkatan banyak program yang bagus, bermanfaat dan menginspirasi banyak orang, itu perlu diapresiasi," terang Sekretaris PCNU Nganjuk M Ali Anwar kepada NU Online Jatim.

 

Disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam (IAI) Pangeran Diponegoro Nganjuk ini, kegiatan NU Award adalah sarana menata profesionalitas keadministrasian jamiyah mengingat saat ini masyarakat sudah mulai merasakan peran NU.

 

“Jadi, selain aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, para pengurus NU juga harus profesional dalam mengelola administrasi sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman,” jelasnya.

 

Ia melanjutkan, tahapan pelaksanaan NU Award sudah dilakukan sejak awal bulan Januari mulai dari sosialisasi, penyerahan instrumen kepada peserta, dan penilaian kepada masing-masing MWCNU. Setelah itu, MWCNU, Lembaga atau Banom yang mendapatkan nilai tertinggi akan bertanding dalam grand final yang akan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Februari mendatang.

 

“Ini sangat seru sekaligus menghibur, melihat masing-masing MWCNU saling berkompetisi secara sehat menunjukkan kualitasnya masing-masing,” ujar Doktor lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

 

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki NU di Kabupaten Nganjuk.

 

“Banyak hal yang akan dinilai. Singkatnya, penilaian itu hanya tiga aspek, yakni keadministrasian, kinerja pengurus, dan realisasi program kerja,” pungkasnya.

 

Adapun peniliaian masing-masing MWCNU dibagi menjadi 5 zona. Untuk zona satu terdiri dari Kecamatan Ngetos, Berbek, Loceret dan Wilangan. Kemudian zona dua ada Sukomoro, Tanjunganom, Bagor, dan Baron.

  

Sedangkan zona tiga yaitu Gondang, Ngluyu, Patianrowo, dan Kertosono. Adapun zona empat terdiri dari Rejoso, Nganjuk Kota, Prambon, Ngronggot. Terakhir zona lima yaitu Sawahan, Pace, Jatikalen, dan Lengkong.


Editor:

Matraman Terbaru